Loading...    
           

Udara Dumai Berbahaya, Seorang Pengemudi Sepeda Motor Tumbang di Perempatan Tugu PON Dumai

Udara Dumai Berbahaya, Seorang Pengemudi Sepeda Motor Tumbang di Perempatan Tugu PON Dumai
Capture Video dimana seorang perempuan pengendara sepeda motor terpaksa dievakuasi oleh tim medis dikarenakan sempoyongan saat berhenti di perempatan Tugu PON Dumai. (foto istimewa)
Jum'at, 13 September 2019 10:08 WIB
Penulis: Muhammad Ridduwan
DUMAI - Kualitas udara di Kota Dumai semakin memburuk, seorang perempuan pengendara sepeda motor mengalami sesak nafas saat berada di perempatan tugu PON Riau. Sebuah video yang tersebar di media sosial facebook terlihat seorang perempuan pengendara sepeda motor diselamatkan oleh petugas kesehatan yang tengah membagikan masker.

Menurut Rudi Fajrin, pemilik video tersebut kepada GoRiau.com, dirinya melihat perempuan berjilbab merah menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat warna putih tersebut sempoyongan ketika berhenti dilampu lalu lintas tersebut pada Jumat (13/9/2019) sekitar pukul 07.35 WIB.

"Awalnya saya melihat dia sudah linglung dan beberapa kali menyandarkan kepalanya ke stang sepeda motornya, disitu awalnya saya mulai curiga dan lalu merekam kejadian ini menggunakan kamera ponsel saya," kata Rudi Fajrin melalui sambungan Whatsapp, Jumat (13/9/2019).

Dilanjutkannya, melihat kondisi perempuan yang tidak diketahuinya tersebut, terlihat beberapa orang petugas medis menghampiri pengemudi sepeda motor dengan nomor polisi BM 5020 MF.

"Petugas saat itu langsung membawa pengendara tersebut ke mobil ambulance yang terlihat sudah stanby diperempatan, dikarenakan perempuan tersebut sempat tumbang," katanya kembali.

Dijelaskan nya juga, pengunggahan video ke media sosial dilakukannya, sebagai salah satu cara memberi tahu kepada pihak keluarga pengendara sepeda motor tersebut.

Selain itu, Kepala BPBD kota Dumai, Afrilagan mengatakan, ISPU kota Dumai pada Jumat (13/9/2019) berada di angka diatas 300 PSI dan masuk kedalam kategori berbahaya berdasarkan dari laporan

"Berdasarkan laporan dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau pada pukul 07.00 WIB tadi," kata Afrilagan. ***


       
        Loading...    
           
wwwwww