Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
17 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
18 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
18 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
20 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kabut Asap Makin Pekat, Polsek Ukui Bagikan Masker

Kabut Asap Makin Pekat, Polsek Ukui Bagikan Masker
Polsek Ukui bagikan masker gratis kepada masyarakat, Sabtu (14/9/2019).
Sabtu, 14 September 2019 12:59 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan semakin pekat hingga sampai ke wilayah Uku Kabupaten Pelalawan. Sabtu (14/9/9/2019) pagi, Polsek Ukui membagikan ribuan masker gratis.

Pembagian masker dipusatkan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pelalawan tepatnya depan Mapolsek Ukui. Kegiatan yangbdilaksanakan jajaran Polsek Ukui, juga diikuti pegawai Puskesmas, pramuka serta masyarakat setempat.

"Pembagian masker ini selain menyikapi terjadinya kabut asap, juga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak akibat asap Karhutla," kata Kapolsek Ukui, AKP Lassarus Sinaga SH disela pembagian masker gratis.

Pada kesempatan ini, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat umum untuk secara bersama-sama menjaga alam dari kebakaran demi terciptanya lingkungan bebas dari asap Karhutla serta mengurangi aktivitas kegiatan di luar rumah.

"Kalau tidak begitu penting jangan keluar rumah, karena hal itu bisa berdampak kesehatan disebabkan udara sudah tercemar oleh kabut asap," terang Lassarus.

Imbauan untuk tidak membakar lahan juga disampaikan Kapolsek Ukui. "Pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat dengan ancaman penjara sampai dengan 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar," tegasnya.*


wwwwww