Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
13 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
Sepakbola
16 jam yang lalu
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
3
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
Sepakbola
16 jam yang lalu
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
4
Lawan Manchester United, Bournemouth Unggul di Bola Mati
Sepakbola
16 jam yang lalu
5
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi PasukanĀ 
Sepakbola
15 jam yang lalu
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi PasukanĀ 
6
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Kesehatan
20 jam yang lalu
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Djanur Syukuri Raih Satu Poin di Madura

Djanur Syukuri Raih Satu Poin di Madura
Minggu, 15 September 2019 21:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKALAN - Mengawali putaran kedua Shopee Liga 1 2019, Barito Putera berhasil menahan imbang 2-2 Madura United di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Jawa Timur, Sabtu (14/9/2019) malam.

Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman mensyukuri raihan satu poin yang didapatkan di laga tandang. Meskipun, timnya hampir membawa pulang tiga poin.

"Target kami meraih poin di partai tandang di Madura (United) ini kesampaian. Walaupun sebetulnya, kami hampir mendapatkan tiga poin," kata arsitek yang familiar disapa Djanur ini.

Namun, mantan juru taktik Persebaya Surabaya tersebut menyayangkan dua gol telat tim tuan rumah yang lahir dari kaki Aleksandar Rakic dan Alberto Goncalves.

"Disayangkan juga, kami bisa kebalas di menit 75, dua gol dan gol pertama mereka ke kedua hanya berselang beberapa menit saja. Artinya, kami lemah dalam konsentrasi, tapi kami akan perbaiki itu," imbuhnya.

Senada dengan Djanur, Kapten Barito Putera Rizky Pora menilai, rekan satu timnya kurang konsentrasi dan fokus hingga wasit meniup peluit panjang. Tak ayal, jika Laskar Antasari gagal memenangkan pertandingan.

"Kami kehilangan konsentrasi dan fokus. Ketika kami sudah unggul, mulai ditekan, lalu tidak percaya diri main bola sehingga Madura dapat peluang dan bisa mencetak gol, dalam waktu 5 menit, mereka bisa cetak dua gol," pungkasnya. ***


wwwwww