Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
20 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
2
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
19 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
3
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
20 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
4
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
21 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
5
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
Politik
21 jam yang lalu
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
6
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Politik
20 jam yang lalu
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Demo Soal Kabut Asap, Ribuan Mahasiswa 'Kepung' Gedung DPRD Riau

Demo Soal Kabut Asap, Ribuan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Riau
Ribuan mahasiswa UIR dan Unilak berunjuk rasa di DPRD Riau
Senin, 16 September 2019 15:26 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Ribuan mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan Universitas Islam Riau (UIR), menggelar aksi di DPRD Provinsi Riau, Senin (16/9/2019).

Ribuan mahasiswa ini mengepung pintu masuk dan keluar gedung wakil rakyat tersebut, dan berorasi secara terpisah.

Mereka menuntut agar wakil rakyat tersebut untuk serius menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.

"4.000 ha lahan sudah terbakar, dan ada 44 titik api di 4 kanupaten di Riau. Namun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) hanya menyebut bahwa asap di Pekanbaru ini hanya asap kiriman dari daerah lain," kata salah seorang orator aksi dari Unilak.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, unjukrasa masih berlangsung. Arus lalu lintas di Jalan Sudirman pun tersendat.***


wwwwww