Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
DPR RI
23 jam yang lalu
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
2
Cucun: 'Gigitan' Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
Politik
22 jam yang lalu
Cucun: Gigitan Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
3
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
10 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
4
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
Olahraga
20 jam yang lalu
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
5
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
7 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
6
Penyaluran 'Safety Net' yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung 'Rusuh'
DPR RI
21 jam yang lalu
Penyaluran Safety Net yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung Rusuh
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kejari Kuansing Minta Para Pecandu untuk Melaporkan Diri Secara Sukarela

Kejari Kuansing Minta Para Pecandu untuk Melaporkan Diri Secara Sukarela
Kasi Pidum Kejari Kuansing Moch Fitri Adhy, SH memaparkan proses hukum bagi para pecandu narkoba.
Selasa, 17 September 2019 10:29 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau meminta para pecandu narkoba untuk melaporkan diri secara sukarela ke instansi yang sudah ditunjuk pemerintah.

"Kalau melaporkan diri secara sukarela, itu bisa diselamatkan dan terbebas dari perbuatan pidana," ujar Kajari Kuansing melalui Kasi Pidum Moch Fitri Adhy, SH, Selasa (17/9/2019) pagi di Telukkuantan.

Dijelaskan Adhy, jika seseorang dengan sukarela melaporkan diri menjadi pecandu narkoba, maka akan dilakukan pemeriksaan.

"Dari situ akan terlihat, bagaimana tingkat kecanduannya. Kalau sudah parah, baru direhabilitasi," ujar Adhy.

Dikatakan Adhy, melaporkan diri secara sukarela jauh lebih bagus dibanding ditangkap polisi. Karena, walaupun para pecandu ini direhab, tetap saja perbuatan pidana tidak hilang.

"Kalau ditangkap, dilakukan asessment, hasilnya dibawa ke persidangan dan menjadi dasar tuntutan dan putusan," kata Adhy.

"Jadi, pidananya tetap ada. Tidak hilang, walaupun direhab. Karena itu, kita mengajak masyarakat Kuansing untuk sukarela melaporkan diri sendiri atau keluarga ke instansi pemerintah," sambung Adhy mengakhiri.***


wwwwww