Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
DPR RI
23 jam yang lalu
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
2
Cucun: 'Gigitan' Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
Politik
21 jam yang lalu
Cucun: Gigitan Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
3
Bertambah 678, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Jadi 25.216 Orang
Kesehatan
24 jam yang lalu
Bertambah 678, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Jadi 25.216 Orang
4
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
9 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
5
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
Olahraga
19 jam yang lalu
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
6
Penyaluran 'Safety Net' yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung 'Rusuh'
DPR RI
20 jam yang lalu
Penyaluran Safety Net yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung Rusuh
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Penegakan Hukum Terhadap Karhutla Lemah, Kapolri akan Kerahkan Tim dari Mabes Polri ke Daerah

Penegakan Hukum Terhadap Karhutla Lemah, Kapolri akan Kerahkan Tim dari Mabes Polri ke Daerah
Kapolri saat konferensi pers di Hotel Novotel Pekanbaru. (foto rizki ganda sitinjak)
Selasa, 17 September 2019 01:14 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Banyaknya anggapan masyarakat bahwa penegakan hukum terhadap korporasi yang melakukan pembakaran hutan dan lahan lemah, Kapolri menanggapi hal tersebut dengan serius. Tim dari Mabes Polri akan dikerahkan ke daerah untuk menangani langsung masalah penegakan hukum terhadap pelaku karhutla.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, (Kapolri), Jendral Tito Karnavian mengatakan, tim dari mabes Polri ke daerah untuk mengatasi permasalahan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan khusus untuk menangani masalah hukum pada korporasi.

"Untuk masalah korporasi saya akan kerahkan tim dari Mabes Polri, Bareskrim, itu akan turun tim khusus untuk fokus bukan masalah perorangan tapi masalah pada korporasi," ujar Tito di Pekanbaru, Senin (16/9/2019) malam.

Selanjutnya, Polri dalam hal ini akan bekerjasama dengan instansi terkait baik dari pemerintah daerah maupun pihak KLHK.

"Jadi kalau ada korporasi melakukan, segera kerjakan. Kemudian kita akan berkordinasi tentunya dengan stakeholder terkait juga termasuk kementerian KLHK, saya pikir begitu," tutup Tito. ***


wwwwww