Loading...    
           

Presiden Jokowi Melakukan Peninjauan Lokasi Karhutla ke Bunut Pelalawan

Presiden Jokowi Melakukan Peninjauan Lokasi Karhutla ke Bunut Pelalawan
Jokowi usai melaksanakan shalat istisqa di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. (foto rizki ganda sitinjak)
Selasa, 17 September 2019 10:12 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Usai melaksanakan Shalat istisqa, Presiden RI, Joko Widodo, langsung bertolak meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Selasa (17/9/2019).

Dalam kegiatan ini Presiden didampingi oleh Menkopolhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menpupera Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo, dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah.

Informasi yang dihimpun dari Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini, setelah dari Desa Merbau Kepala Negara juga akan meninjau penanganan karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, sebelum kembali bertolak menuju Jakarta.

Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, mengatakan setelah dari Pelalawan Presiden akan meninjau di Desa Rimbo Panjang. "Iya setelah dari Bunut beliau akan ke Rimbo Panjang," kata Sunarto kepada GoRiau.com.

Dalam rapat terbatas yang digelar tadi malam, Presiden Joko Widodo mengingatkan para perangkat negara baik di tingkat pusat maupun daerah untuk membangun kerja sama yang solid dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Presiden juga menegaskan bahwa upaya pencegahan dengan terus melakukan pemantauan terhadap titik api yang muncul merupakan hal yang harus dilakukan sebelum terlanjur meluas.

"Pencegahan di dalam penanggulangan kebakaran lahan dan hutan itu adalah mutlak harus dilakukan. Karena kalau yang terjadi sudah kejadian kebakaran apalagi di lahan gambut, pengalaman bertahun-tahun kita sudah mengalaminya, sangat sulit menyelesaikan," ujarnya dalam sesi pengantar rapat yang digelar di Hotel Novotel Pekanbaru, Senin (16/9/2019). ***


       
        Loading...    
           
wwwwww