Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
8 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
12 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
12 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
12 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
12 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
12 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kabut Asap, Penderita ISPA di Dharmasraya Meningkat Drastis

Kabut Asap, Penderita ISPA di Dharmasraya Meningkat Drastis
Puskesmas Sungai Dareh.
Rabu, 18 September 2019 11:06 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Penderita Infeksi Saluran Napas Atas (ISPA) akibat kabut asap di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) meningkat sejak beberapa hari terakhir. Pasien melakukan pengobatan di berbagai tempat pelayanaan kesehatan, seperti di Pukesmas Sungai Dareh, jumlah pasien ISPA meningkat dengan jumlah 93 orang dalam perawatan jalan.

Kepala Pukesmas Sungai Dareh, Muliati SKM, Rabu (18/9/2019) mengatakan, cukup prihatin dan miris sekali dengan terjadinya kabut asap saat ini yang semakin parah dan menyebabkan meningkatnya pasien ISPA.

"Dengan ada kabut asap ini, sejak berapa hari ini penderita Infeksi Saluran Napas Atas (ISPA) meningkat di Pukesmas Sungai Dareh. Mereka yang datang berobat karena mengalami sesak napas dan flu juga meningkat. Namun semua statusnya rawat jalan saja," kata Muliati.

Jumlah pasien ISPA yang berobat di Pukemas Sungai Dareh, dari tanggal 6 - 16 September 2019 tercatat sebanyak 93 orang. Berdasarkan jenis kelamin, pasien ISPA tersebut, sebanyak 43 orang laki-laki dan 50 orang perempuan.

"Sampai saat ini, semuanya masih rawat jalan dan belum ada yang menginap di Pukemas atau di rujuk ke RSUD," katanya.

Untuk pencegahan, katanya, pihak Puskemas Sungai Dareh sudah membagikan masker kepada warga sekitar 40 boks.

"Sejak terjadinya kabut asap, kami telah memberikan himbauan kepada masyarakat di wilayah kerja kami, agar mengurangi aktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan apabila keluar rumah agar menggunakan masker," ucap Kepala Pukesmas Sungai Dareh.(ep)


wwwwww