Loading...    
           

Disdikbud Kepulauan Meranti Kunjungi SD Negeri 8 Renak Dungun

Disdikbud Kepulauan Meranti Kunjungi SD Negeri 8 Renak Dungun
Kunjungan rombongan Disdikbud Kepulauan Meranti ke SD Negeri 8 Renak Dungun.
Kamis, 19 September 2019 12:59 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti melakukan kunjungan ke SD Negeri 8 Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau. Rabu (18/9/2019).

Rombongan terdiri dari Kadisdikbud Kepulauan Meranti, Drs, H, Nuriman Khair yang diwakili Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Kepulauan Meranti Misdar Efendi SPd, Kasubag Perencanaan dan Program Disdikbud Kepulauan Meranti Tabren ST, Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) yang juga selaku Kasi Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Kepulauan Meranti Nurhayanto, serta konsultan pengawas Khairil.

Kedatangan rombongan Disdikbud Kepulauan Meranti pagi itu, disambut baik Kepala SD Negeri 8 Renak Dungun, Afrida SPd, beserta para guru.

Dalam kunjungan tersebut, pihak Disdikbud Kepulauan Meranti melihat langsung kondisi dan fasilitas SD Negeri 8 Renak Dungun, serta memastikan pembangunan WC sekolah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepulauan Meranti tahun 2019 dikerjakan sesuai harapan.

"Mudah-mudahan setelah kedatangan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti ini bisa membantu sekolah kami, karena melihat langsung kondisi dan persoalan yang kami hadapi," ujar Kepala SD Negeri 8 Renak Dungun, Afrida.

Dikatakannya, di SD Negeri 8 Renak Dungun tedapat 6 lokal siswa ditambah 1 pustaka, dengan jumlah 94 orang siswa dan 11 orang guru.

"Beginilah kondisi sekolah kami pak, sudah pada rusak. Ini merupakan pembangunan zaman Kabupaten Bengkalis. Kalau Kabupaten Kepulauan Meranti, baru satu ruang pustaka," sebutnya.

Menanggapi hal itu, Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Kepulauan Meranti Misdar Efendi, meminta pihak SD Negeri 8 Renak Dungun mengajukan proposal, sehingga bisa dimasukkan skala prioritas sekolah yang perlu mendapatkan bantuan.

"Ibu Kepala Sekolah harus rajin mengusulkan. Komunikasi harus terjalin dengan baik. Kalau kami tentu berdasarkan pengajuan terlebih dahulu, meskipun ada informasi kerusakan tentu prosedur awalnya pengajuan baru kita survei," ungkapnya. (rls)


       
        Loading...    
           
wwwwww