Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
24 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
24 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
23 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
23 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
23 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Semangat Penyederhanaan UU Pemilu Jangan Abaikan Suara Rakyat
DPR RI
20 jam yang lalu
Semangat Penyederhanaan UU Pemilu Jangan Abaikan Suara Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Udara Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Beri Keringanan Bagi ASN yang Hamil

Udara Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Beri Keringanan Bagi ASN yang Hamil
Internet
Kamis, 19 September 2019 13:33 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan keringanan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang hamil, mengingat kabut asap yang pekat dapat menghambat pertumbuhan janin. Bahkan, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, pihaknya akan meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, untuk membuat surat edaran agar ASN hamil tidak harus masuk ke kantor untuk bekerja.

"Bayi atau janin dalam kandungan itukan membutuhkan oksigen, melalui BKPSDM kita akan membuat surat edaran untuk ibu-ibu hamil agar tidak ke kantor dulu. Izinnya kita buatkan pengecualian," ujar Ayat, Kamis, (19/9/2019).

Meskipun demikian, Ayat menuturkan bahwa ASN yang sedang hamil tersebut tetap dapat bekerja dirumah. Ia tidak ingin, kondisi ini justru dimanfaatkan untuk bersantai dan tidak bekerja.

"Tetapi tetap tugas yang bisa dikerjakan di rumah ya dikerjakan. Sekarangkan sudah ada teknologi, kalau tugasnya selesai bisa dikirim melalui email, WA dan sebagainya," jelasnya.

"Jadi kondisi ini bukan digunakan untuk bersantai-santai," tegasnya.

Selain itu, Ayat juga menghimbau kepada perusahaan-perusahaan swasta agar memperhatikan karyawannya yang sedang hamil. Ia mengingatkan bahwa anak-anak adalah sumber daya manusia yang menjadi harapan masa depan.

"Saya minta agar karyawan swasta diberikan perhatian juga. Kesehatan anak-anak adalah sumber daya manusia bagi negara kita kedepan," paparnya.***


wwwwww