Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
23 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
2
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
22 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
3
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
23 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
4
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
24 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
5
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
Politik
24 jam yang lalu
Sekolah Kembali Dibuka, F-PKS: Jangan Terburu-buru
6
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Politik
23 jam yang lalu
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Di Tengah Kepungan Asap, Bocah di Reteh Inhil Ikut Padamkan Api Demi Selamatkan Kebun Milik Orangtuanya

Di Tengah Kepungan Asap, Bocah di Reteh Inhil Ikut Padamkan Api Demi Selamatkan Kebun Milik Orangtuanya
Daud saat ikut melakukan pemadaman.
Minggu, 22 September 2019 22:43 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-Seorang bocah di Parit 18, Sungai Pelanduk, Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Indragiri Hilir (Inhil), Riau bernama Firdaus ikut berjibaku melakukan pemadaman api di dekat kebun milik orangtuanya.

Bersama tim pemadam dari TNI, Polri dan masyarakat, bocah 11 tahun tersebut tidak hanya membantu mengganti dan mengangkat selang, namun ia juga ikut melakukan penyiraman.

Bocah yang akrab disapa Daud itu, turut berjibaku memadamkan api guna menjaga agar kebun milik orangtuanya tidak habis terbakar.

Meski dikepung asap dan hanya menggunakan masker bedah, bocah yang kini duduk di kelas 5 sekolah dasar itu tidak menyerah hingga api benar-benar padam.

"Anak ini membantu mengangkat selang, menyambung selang dan jg membantu menyiram seperti yang ada di foto," jelas Nahrawi, salah seorang warga yang turut berjibaku melakukan pemadaman api di lahan yang terbakar.

Nahrawi pun menuturkan, sumber api sendiri berasal dari parit 13 yang merembet hingga ke parit 18, dimana ada kebun milik orangtua daud.

"Kebetulan lahan orangtuanya berada di belakang lokasi yang sedang terbakar. Sudah empat hari keluarganya berjaga di lokasi tersebut agar kebunnya tidak kena api," lanjut pria yang juga Komisioner KPU Inhil itu.

Nahrawi pun menambahkan saat ini api sudah dalam keadaan padam, hanya dalam proses pendinginan agar api tidak muncul kembali.

"Alhamdulillah api sudah padam. Saat ini masih proses pendinginan," lanjutnya.(ayu)

Kategori:GoNews Group, Umum

wwwwww