Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
24 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
24 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
23 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
23 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
23 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Semangat Penyederhanaan UU Pemilu Jangan Abaikan Suara Rakyat
DPR RI
20 jam yang lalu
Semangat Penyederhanaan UU Pemilu Jangan Abaikan Suara Rakyat
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Kualitas Udara Pekanbaru Berbahaya, PM10 Pukul 20.30 WIB Level 696 Mikrogram

Kualitas Udara Pekanbaru Berbahaya, PM10 Pukul 20.30 WIB Level 696 Mikrogram
Level PM10 menunjukkan pada angka kualitas udara di Kota Pekanbaru BERBAHAYA, Minggu (22/9/2019) pukul 20.30 WIB.
Minggu, 22 September 2019 20:35 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, berdasarkan Partikulat PM10 (partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron), kualitas udara di Kota Pekanbaru, Minggu (22/9/2019) pukul 20.30 WIB, menunjukkan level berbahaya dilevel 696,55 mikrogram per meterkubik.

Hal itu dikatakan Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno saat dikonfirmasi GoRiau.com. Ia juga mengingatkan kepada masyarakat yang akan keluar rumah untuk menggunakan masker. Apabila memungkinkan, sebaiknya masyarakat berada di dalam rumah.

"Jarak pandang di Kota Pekanbaru hari ini pukul 16.00 WIB, sejauh 900 meter dan kabut asap. Kita juga ingatkan kepada pengendara kendaraan untuk ekstra waspada di jalan raya, karena ada penurunan jarak pandang," kata Sukisno.

Sambung Sukisno,pada pukul 16.00 WIB, di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu jarak pandang hanya 400 meter, Kabupaten Pelalawan 500 meter, dan di Kota Dumai 1.500 meter.

"Kita juga ingatkan kepada masyarakat yang berada di luar rumah dalam menjalankan aktifitasnya, senantiasa memakai masker. Hal ini, sebagai upaya pencegahan dini dari partikel berukuran yang tergabung dalam udara kabut asap," jelas Sukisno. ***


wwwwww