Loading...    
           

Pesawat yang Ditumpangi Menteri Pertanian RI dari Jakarta Belum Diterbangkan ke Pekanbaru karena Kabut Asap

Pesawat yang Ditumpangi Menteri Pertanian RI dari Jakarta Belum Diterbangkan ke Pekanbaru karena Kabut Asap
Foto ilustrasi.
Minggu, 22 September 2019 12:03 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Pesawat Garuda Indonesia GA 172 yang akan ditumpangi Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman masih berada di Jakarta. Hingga saat ini, pesawat tersebut masih parkir di Bandara International Soekarno-Hatta. Pesawat tersebut belum diterbangkan, dengan alasan kabutvasap dan jarak pandang di Bandara Sultan Syarif Kasim II masih 600 meter.

Amran dijadwalkan mengahdiri acara Rembug Utama Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Expo 2019 yang ditaja Pemerintah Kota Pekanbaru di Gedung Balai Serindit Gubernuran, Minggu (22/9/2019).

Kabid IKP Kominfo Pekanbaru, Mawardi saat dikonfirmasi GoRiau.com, membenarkan Menteri Pertanian RI belum diterbangkan ke Pekanbaru dari Jakarta.

"Tadi pagi informasi dari protokol menteri, Pak Menteri sudah berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Artinya beliau antusias menghadiri acara Rembug Utama KTNA di Pekanbaru. Informasinya juga sempat masuk pesawat, tapi turun lagi karena kabut asap di Pekanbaru," kata Mawardi.

Pihak Angkasa Pura II Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menginformasikan, hingga pukul 11.25 WIB belum ada pesawat yang mendarat di Pekanbaru, karena pekatnya kabut asap. Jarak pandang di Bandara Pekanbaru hanya 600 meter.

"Kalau pesawat dari Pekanbaru ke luar kota lancar, tapi kalau dari luar kota ke Bandara Pekanbaru belum ada yang datang. Ada yang balik kanan, ada juga dialihkan ke Batam," kata ‎Officer In Charge Angkasa Pura, Bandara SSK II Pekanbaru, Benni Netra.

Pesawat Malindo asal Subang Malaysia, balik kanan ke bandara asalnya. Sebab, jarak pandang di Pekanbaru hanya 600 meter akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Pesawat Malindo Air OD 362 divert ke Subang bandara asalnya. Ada juga pesawat asal Kuala Lumpur jadwalnya 10.30 Wib tiba di Pekanbaru, tapi belum jadi berangkat," ujar Benni.

Selain Malindo, ada 3 pesawat lain yang tidak berani mendarat d Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, pada Minggu pagi. Keempat pesawat itu tak jadi ke Pekanbaru, ada 3 yang dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam. "Info dari 4 pesawat yang sempat melakukan holding untuk pendaratan tadi, akhirnya 3 divert ke Batam yakni ID 6856 dan Lion Air JT 276, Citilink QG 936 divert ke CGK," ungkap Benni.

Keempat pesawat itu sempat berputar-putar atau hold di langit Pekanbaru pukul 08.30 WIB. Menurut Benni, maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan 6856 dari Bandara Soekarno Hatta seharusnya mendarat pada pukul 07.35 WIB. Namun, hingga kini jarak pandang di landasan pacu Bandara SSK II Pekanbaru berkisar 500 meter, sehingga pilot memutuskan pengalihan ke bandara di Batam.

Sedangkan, untuk maskapai Citilink QG 936 yang juga dari Soekarno Hatta Jakarta dijadwalkan untuk mendarat sekitar pukul 08.15 WIB, serta Malindo Air OD 362 dari Subang, Malaysia yang dijadwalkan mendarat pukul 08.30 WIB juga sempat berputar-putar di udara Pekanbaru. Mereka dialihkan ke Batam, dan ke bandara asalnya.

"Sekarang jarak pandang 500 meter, sedangkan jarak pandang aman untuk mendaratkan pesawat adalah minimal 800 meter," jelas Benni.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyatakan jarak pandang di Bandara Pekanbaru hanya 500 meter akibat kabut asap. Bahkan lebih parah di Pelalawan, yakni hanya berkisar 300 meter, Rengat Kabupaten Indragiri Hulu 500 meter, serta Kota Dumai 1 kilometer. ***


       
        Loading...    
           
GoNews BMKG Perkirakan Hampir Seluruh Riau Hujan Hari Ini
GoNews Kabut Asap Kembali Selimuti Wilayah Kabupaten Kampar
GoNews Hotspot Sore Ini Meningkat di Pulau Sumatera Dibandingkan Pagi, Teknologi Modifikasi Cuaca Diperluas Hingga Jambi
GoNews Kabut Asap Selimuti Pekanbaru Pagi Ini dan Jarak Pandang 2,5 Kilometer, 136 Hotspot di Jambi
GoNews Kadiskes Riau Bantah Kabar Sejumlah Posko Kesehatan Dampak Asap di Pekanbaru Tutup
GoNews Ini Daftar Daerah di Riau yang Sudah Hujan Hari Ini
GoNews Kualitas Udara Pekanbaru Berbahaya, PM10 Pukul 20.30 WIB Level 696 Mikrogram
GoNews Kualitas Udara di Pekanbaru Level Berbahaya Malam Ini, Gubri Syamsuar: Keluar Rumah Pakai Masker Ya
GoNews Gubri Syamsuar Lihat Bayi 9 Hari Dievakuasi di RSD Madani Pekanbaru
GoNews Gubri Syamsuar Tinjau Posko Kesehatan Bencana Asap di Pekanbaru
GoNews Hujan Tak Kunjung Turun di Bumi Lancang Kuning, Gubri Syamsuar Instruksikan Bupati dan Walikota Salat Istisqa Serentak
GoNews Ini Tujuh Poin Isi Surat Edaran Gubri Syamsuar Kepada Bupati dan Walikota se-Riau, Nomor Tiga Buat Perusahaan Kapok
GoNews Jika Lahan yang Terbakar Ditanami, Kapolda Riau: Saya Tangkap dan Policeline
GoNews Kabut Asap di Riau Buat Sinar Matahari Tidak Bisa Lakukan Penguapan yang Menyebabkan Hujan
GoNews Wiranto Sebut Asap Riau Tak Sepekat yang Diberitakan Media, Faktanya Hotel Premiere Pekanbaru Pagi Ini Hilang
GoNews Satpol PP Riau Ikut Padamkan Api di Rimbo Panjang Kampar: Ini Bentuk Kemanusiaan
GoNews 4.000 Personel TNI Polri Dikerahkan Amankan Kunker Presiden RI di Riau, Danrem 031/Wirabima: Kita Siap
GoNews Surat Undangan Rapat Terbatas Presiden Jokowi di Riau Bahas Karhutla Beredar
wwwwww