Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
DPR RI
23 jam yang lalu
Rapat Timwas Covid-19 DPR dengan BPK, Cak Imin Singgung Kewenangan Pemerintah tak Terkontrol
2
Cucun: 'Gigitan' Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
Politik
22 jam yang lalu
Cucun: Gigitan Timwas Covid-19 akan Lebih dari Timwas Century
3
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
10 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
4
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
Olahraga
20 jam yang lalu
RSO Ikut Kecam Soal Logo Olimpiade Digabungkan Gambar Covid 19
5
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
6 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
6
Penyaluran 'Safety Net' yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung 'Rusuh'
DPR RI
21 jam yang lalu
Penyaluran Safety Net yang Tak Tepat Sasaran Bisa Berujung Rusuh
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pulau Sumatera 'Panen' 1.769 Hotspot, Riau Sumbang 211 Titik Panas, 150 Diantaranya Diduga Api

Pulau Sumatera Panen 1.769 Hotspot, Riau Sumbang 211 Titik Panas, 150 Diantaranya Diduga Api
Kabut asap di Pekanbaru.
Minggu, 22 September 2019 11:44 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Penanganan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Sumatera sejatinya terus dilakukan. Namun, titik panas (hotspot) masih terus bermunculan. Hari ini, Minggu (22/9/2019), citra satelit Terra/Aqua mendeteksi sebanyak 1.769 hotspot terdeteksi di Pulau Sumatera.

Dari jumlah 'panen' 1.769 titik panas di bawah level 50 persen tersebut, Provinsi Jambi menjadi daerah yang paling membara karena terdeteksi 799 titik panas. Lalu, Sumatera Selatan 619 titik dan Riau masih berada di posisi ketiga penyumbang hotspot sebanyak 211 titik. Kemudian, Bangka Belitung 71 titik, Lampung 43 titik, Kepulauan Riau 15 titik, Sumatera Barat delapan titik dan Sumatera Utara tiga titik.

"Hotpsot di Riau terbanyak ketiga dengan 211 titik yang tersebar di sembilan daerah. Yaitu Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kampar, Kota Dumai, Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan, Rokan Hilir (Rohil), Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu)," kata forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami di Pekanbaru, Minggu pagi.

Sedangkan, untuk di level confidence di atas 70 persen, citra satelit mendeteksi Riau menyumbang 150 titik yang diduga sebagai titik api. Yakni Inhil 44 titik api, Inhu 37 titik api, Pelalawan 21 titik api, Rohil 19 titik api, Kampar sembilan titik api, Bengkalis dan Dumai masing-maisng enam titik api, Meranti dan Kuansing masing-masing empat titik.

"Inhil masih membara dengan 44 titik api. Lalu didekatnya disusul Inhu 37 titik," tukasnya. ***


wwwwww