Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
7 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
11 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
11 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
11 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
11 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
11 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Tak Cuma di Pekanbaru, Kualitas Udara di Batam Juga Tidak Sehat

Tak Cuma di Pekanbaru, Kualitas Udara di Batam Juga Tidak Sehat
Ilustrasi. (Foto: ANTARA)
Minggu, 22 September 2019 15:46 WIB
JAKARTA - Tidak hanya di Kota Pekanbaru, Riau yang kualitas udanranya tidak sehat dan berbahaya. Tapi Kota Batam, Kepulauan Riau juga mengalami hal serupa.

Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam yang memantau Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menyebutkan bahwa kualitas udara di Kota Batam, Kepulauan Riau masuk kategori tidak sehat pada Minggu (22/9).

Kepala BTKLPP Kelas I Batam, Slamet Mulsiswanto mengatakan berdasarkan pantauan pada Minggu pagi, kadar ISPU di Batam berkisar antara 136 hingga 172. Kualitas udara yang paling buruk terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, dengan kadar 172. "Itu termasuk tidak sehat," kata Slamet.

Menurutnya, untuk membantu masyarakat setempat agar tidak langsung terpapar pencemaran udara, BTKLPP Kelas I Batam telah membagikan masker untuk para pengguna jalan raya.

"Kami membagi-bagikan tiga ribu masker di beberapa persimpangan jalan, antara lain di titik lampu lalu lintas Kaliban," ujar Slamet.

Sampai saat ini, Pemkot Batam belum mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan sekolah. Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP akan diliburkan jika kadar ISPU di atas 100.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan meminta pihak sekolah meniadakan kegiatan di luar kelas. Kegiatan di luar kelas boleh dilanjutkan bila kualitas udara sudah kembali normal.

Kualitas udara terbilang sehat jika ISPU antara 01 hingga 100. Kategori tidak sehat di antara 101-199, sangat tidak sehat ISPU 200-299, berbahaya ISPU 300-399, dan sangat berbahaya bila ISPU di atas 400.

Mengutip Antara, warga Kota Batam mengeluhkan kondisi udara yang mengandung asap itu.

"Mata mulai perih hari ini. Kemarin-kemarin langit sudah biru, udara juga agak segar. Tapi hari ini udara pekat lagi," kata Emi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com/GoNews.co
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Lingkungan, DKI Jakarta, Riau, Kepulauan Riau

wwwwww