Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
24 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
2
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Peristiwa
23 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
MPR RI
20 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
MPR RI
20 jam yang lalu
Syarief Hasan: Utamakan Insentif untuk Tim Medis Covid-19
5
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
Politik
20 jam yang lalu
Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19
6
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
Olahraga
20 jam yang lalu
New Normal Menuntut Kreativitas Menjalankan Pembinaan Atlet
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Asap Masih Pekat, Pagi Ini Kualitas Udara di Pekanbaru Tetap Berbahaya

Asap Masih Pekat, Pagi Ini Kualitas Udara di Pekanbaru Tetap Berbahaya
Pada papan ISPU di depan Kantor P3E Sumatera di Jalan HR Subrantas, Pekanbaru, Senin (23/9), sekitar pukul 06.40 WIB, tercatat PM10: BERBAHAYA. (hasan)
Senin, 23 September 2019 07:37 WIB
Penulis: Hasan Basril
PEKANBARU - Pagi ini, Senin (23/9), asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan masih membungkus Kota Pekanbaru, Riau. Akibatnya, kualitas udara tetap buruk seperti hari-hari sebelumya.

Pantauan Goriau.com pada papan Indeks Standard Pencemar Udara (ISPU) yang terletak di depan Kantor Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera di Jalan HR Subrantas, sekitar pukul 06.40 WIB, tingkat polutan (PM10) di atas angka 300 atau pada level berbahaya.

Kondisi ini sama persis dengan sehari sebelumnya, Ahad, PM10 juga di atas 300. Namun sedikit lebih baik dibanding Jumat pagi (21/9), yang angka pada PM10 nyaris menyentuh 500.

Pekatnya kabut asap membuat Jarak pandang di Jalan HR Subrantas pagi ini sangat pendek, hanya sekitar 300 meter.

Meski jarak pandang sangat terbatas, aktivitas lalu lintas berjalan normal. Sejumlah pengendara mobil menyalakan lampu, mungkin dimaksudkan untuk memperpanjang jarak pandang.

Para pengemudi motor dan mobil terlihat menjalankan kendaraannya dengan lambat. Hanya sebagian kecil yang melaju dengan kecepatan sedang.***


wwwwww