Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
19 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
19 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
15 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
4
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
9 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
5
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
18 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
6
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
22 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dari Atas Mobil Komanado, Kombes Harry: Adik-adiku Mahasiswa, Jangan Anarkis, Pagar DPR Tak Bersalah, Jangan Dibobol

Dari Atas Mobil Komanado, Kombes Harry: Adik-adiku Mahasiswa, Jangan Anarkis, Pagar DPR Tak Bersalah, Jangan Dibobol
Senin, 23 September 2019 22:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan tak henti-hentinya mengimbau mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung MPR/DPR Jakarta yang mulai ricuh.

Belasan mahasiswa menjebol pagar DPR di salah satu sisi pagar. Aparat kepolisian memblokade mahasiswa menggunakan tameng agar massa tidak masuk melalui pagar yang jebol.

"Adik-adiku mahasiswa, jangan terprovokasi dan jangan memprovokasi, silahkan sampaikan aspirasi, dengan damai," ujarnya melalui pengeras suara.

"Jangan anarkis, itu pagar DPR tak ikut bersalah, jangan dibobol," katanya.

Untuk diketahui, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berdemonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019). Mereka berasal dari Universitas Indonesia, UIN Jakarta, Universitas Al-Azhar, Universitas Kristen Indonesia, UIR Riau, Universitas Muhammadiyah dan beberapa kampus lainnya.

Para mahasiswa menolak rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), UU KPK hasil revisi, dan rancangan serta revisi UU lainnya, karena dinilai menciderai demokrasi.

Dalam demo kali ini massa mahasiswa meneriakkan jargon-jargon keras. “DPR Fasis, Anti Demokrasi. “DPR Fasis, Anti Demokrasi. Kami menolak UU KPK hasil revisi, tolak RKUHP,” teriak mereka.***


wwwwww