Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Tujuanya Tingkatkan Ekonomi Desa, Tak Masalah Mendirikan BumDesma Lintas Kabupaten
Peristiwa
23 jam yang lalu
Jika Tujuanya Tingkatkan Ekonomi Desa, Tak Masalah Mendirikan BumDesma Lintas Kabupaten
2
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
Peristiwa
23 jam yang lalu
Komisi III DPR Desak Kapolda Usut Aksi Teror Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Sulteng
3
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bamsoet Ajak Anggota IMI jadi Duta Empat Pilar MPR RI
4
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
Nasional
23 jam yang lalu
Zudan: Kenali Dukcapil dan KPU, Mari Bersama Sukseskan Pilkada!
5
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
Peristiwa
20 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR Mengutuk Serangan Teror di Sigi, Sulawesi Tengah
6
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
Politik
19 jam yang lalu
Ke Korps Marinir di Sumut, Nono Sampono: TNI harus Waspada Pergeseran Geo Politik dan Geo Ekonomi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polisi Selidiki Dugaan Mahasiswa di Kendari Tewas karena Tertembak

Polisi Selidiki Dugaan Mahasiswa di Kendari Tewas karena Tertembak
Korban tewas dalam unjuk rasa di Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). Foto: Dok. Istimewa
Kamis, 26 September 2019 19:01 WIB
JAKARTA - Demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kendari, berujung ricuh. Bahkan, seorang mahasiswa bernama Randi tewas. Polda Sulawesi Tenggara terus menelusuri Randi yang tewas diduga karena tertembak.

"Benar ada yang meninggal, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap hal tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Golden Hart saat dihubungi, Kamis (26/9).

Golden enggan menjelaskan lebih lanjut soal jenis peluru yang diduga tertanam di dada kanan Randi. Dia ingin menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

"Direncanakan akan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebabnya,” ujar Golden.

Sebagaimana diketahui, satu mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Haluoleo (UHO), Kendari, Randi (22), tewas saat demonstrasi menolak sejumlah RUU kontroversial di Kantor DPRD Sultra, Kamis (26/9).

Dari rekaman video yang diperoleh kendarinesia, korban Randi yang mengenakan baju dan celana hitam itu tampak tak sadarkan diri saat sejumlah rekannya mengangkatnya.

Lalu, Randi dinaikkan dalam sebuah mobil pikap dan dibawa menuju RSAD Dokter Ismoyo, atau yang lebih dikenal dengan nama Rumah Sakit Korem.

Informasi yang dihimpun, Randi tiba di RS Korem sekitar pukul 15.30 WITA dan sempat dilakukan perawatan di UGD RS Korem.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:kUMPARAN.COM
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan
wwwwww