Home > Berita > Hukum

Tiga Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan Terus Diperiksa, Salah Satunya Perusahaan Sawit Malaysia

Tiga Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan Terus Diperiksa, Salah Satunya Perusahaan Sawit Malaysia
Lahan terbakar di Desa Rimbo Panjang. (foto rizki ganda sitinjak)
Kamis, 26 September 2019 03:13 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Penegakan hukum terhadap korporasi yang diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan di Riau terus dilakukan. Saat ini sebanyak dua perusahaan ditetapkan menjadi tersangka dan satu masih penyelidikan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi mengatakan, ada dua perusahaan yang ditangani Ditkrimsus Polda Riau dan satu perusahaan ditangani Bareskrim Mabes Polri.

"Untuk korporasi yang ditangani Ditkrimsus Polda Riau saat ini sedang proses sidik. 3 perusahaan itu adalah PT. SSS dan PT. Sedangkan TI dalam proses lidik. Sementara itu ada satu korporasi yang ditangani Bareskrim Mabes Polri ada PT. AP (Perusahaan sawit Malaysia) saat ini sedang proses sidik," kata Andri kepada GoRiau.com, Rabu (25/9/2019) sore.

Selanjutnya, Andri mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka perorangan yang bertanggungjawab di dalam perusahaan bersangkutan. Karena masih banyak proses yang sedang dikerjakan.

"Tersangka perorangan untuk korporasinya masih dalam proses. Nanti setelah pemeriksaan selesai baru kita gelar perkara untuk penetapan tersangka terhadap orang yang bertanggung jawab dalam perusahaan itu. Saat ini yang kita duga tiga perusahaan salah satunya ditangani Bareskrim. Sementara untuk perorangan ada sebanyak 59 orang" tutupnya.***


GoNews Besok, Panglima TNI dan Kapolri akan Memonitoring Penanganan Karhutla di Riau
GoNews Meski Menuai Kecaman, JPU Tetap Tuntut Rp3 Miliar Petani yang Bakar Lahan Seluas 20x20 Meter untuk Tanam Ubi di Rumbai
GoNews JPU Sebut Tuntutan yang Dilayangkan Kepada Syarifudin Petani Pembakar Lahan Seluas 20x20 Meter Sudah Sesuai Undang-undang
GoNews Tragedi Hukum Tuntutan 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar untuk Pembakar Lahan 20x20 Meter, Kajati Harus Periksa Jaksa
GoNews Bakar Lahan 20x20 Meter, Syarifudin Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar, Masyarakat Peduli Lingkungan Sebut Penegak Hukum Menyiksa Rakyat Kecil
GoNews Tak Serius Tangani Karhutla, Satu Kapolsek di Pelalawan Dicopot
GoNews Polda Riau Tetapkan PT Teso Indah dan Asisten Kebun Sebagai Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
GoNews Polda Riau Tetapkan 70 Tersangka Karhutla, 3 Korporasi Disidik
GoNews Ikut Bakar Lahan, Polda Riau Tingkatkan Status PT TI ke Penyidikan, Jaksa Mengaku Belum Terima SPDP
GoNews Kabut Asap Kembali Selimuti Wilayah Kabupaten Kampar
GoNews Bakar Lahan di Riau, Berkas Perkara PT SSS Diserahkan ke Kejati Riau
GoNews Kabut Asap Tebal, Sekolah As Shofa Pekanbaru Liburkan Siswa
GoNews Polda Riau Beberkan Bukti PT SSS Sengaja Bakar Lahan, Diduga untuk Tanam Sawit
GoNews Kasus Karhutla, Polda Riau Tahan Pejabat Fungsional PT SSS
GoNews Kapolda Riau Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bergandengan Tangan Membangun Riau Lebih Baik
GoNews Tiba di Bumi Lancang Kuning, Kapolda Riau Berjanji Tuntaskan Karhutla Secara Profesional
GoNews Mahathir: Anda Bisa Salahkan Indonesia tapi Kebakaran Hutan dan Lahan Tetap akan Terjadi
GoNews Sejak Awal Tahun 2019 Polda Riau Tetapkan 64 Orang Tersangka Karhutla, Baru Satu yang P21
wwwwww