Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
Ekonomi
2 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
9 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
5
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
9 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
6
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Update Gempa 6.8 SR di Ambon, 20 Orang Meninggal Dunia

Update Gempa 6.8 SR di Ambon, 20 Orang Meninggal Dunia
Kamis, 26 September 2019 18:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Usai gempa bumi Magnitudo 6,8 mengguncang Kota Ambon, Kamis (26/9/2019) pukul 08.46.45 WIT, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 59 kali gempa bumi susulan hingga pukul 14.00 Wita dengan besaran yang bervariasi.

Dari informasi yang diperoleh GoNews.co dari BNPB, ada 18 korban meninggal di sejumlah rumah sakit.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, data korban jiwa tersebut merupakan update sampai dengan Kamis pukul 18.00 WIB.

"Total korban meninggal dunia akibat gempa bumi 6,8 SR sebanyak 20 orang," kata Agus.

Rinciannya, di wilayah Batu Kuda Tial korban meninggal dunia sebanyak 3 orang, di Lembah Agro seorang bayi tewas. Korban tewas lain yakni Narti dan Frans Masi. Kemudian, 6 lain yang tewas di Desa Liang yakni Halimah Samual, La Na'i, Wa Ona, Anisa Maruapey, Hamid Laisou dan cucu Hasam Laisou. Tiga orang meninggal dunia di Desa Waai yakni Tine Tuasela, Semi Kadidu dan Minggus Souhoka.

Di Waisamu, Seram Barat, 3 orang meninggal dunia yakni Sansia, Aditya dan Johan. Sementara, 2 orang belum teridentifikasi. Adapun korban luka berjumlah 107, yang terdiri 6 orang luka ringan di Kampung Iha Desa Liang, 100 orang luka-luka akibat gempa di Desa Liang, 1 orang luka berat di Desa Waisama, Kabupaten Seram Bagian Barat.***


wwwwww