Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
DPR RI
23 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Borneo FC Butuh Laga Tandang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Borneo FC Butuh Laga Tandang
4
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Sepakbola
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
5
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
Sepakbola
23 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pastikan Kondisi Keamanan Wamena, Polri: Pelaku Tak Incar Pendatang, tapi Membabi-Buta

Pastikan Kondisi Keamanan Wamena, Polri: Pelaku Tak Incar Pendatang, tapi Membabi-Buta
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal. (Istimewa)
Minggu, 29 September 2019 19:30 WIB
JAKARTA - Polisi mengatakan pelaku kerusuhan di Wamena bukanlah warga asli. Menurut polisi, warga asli justru membantu perlindungan kepada para pendatang.

"Pelaku pembakaran bukan penduduk asli Wamena. Penduduk Lembah Baliem (penduduk asli Wamena) justru banyak membantu memberi perlindungan kepada para pendatang dengan mengamankan di rumah warga maupun gereja," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal dalam keterangannya, Minggu (29/9/2019).

Iqbal memastikan pelaku tidak mengincar etnis tertentu. Dia menuturkan serangan dilakukan secara membabi-buta. "Pelaku mencari korban tidak ditujukan ke etnis tertentu, tapi membabi-buta," ucapnya.

Iqbal mengatakan TNI-Polri telah melakukan evakuasi kepada warga pendatang. Dia mengatakan pesawat Hercules disiagakan untuk mengangkut pengungsi.

"Saat ini TNI Polri telah melakukan evakuasi warga pendatang, menggunakan berbagai moda transportasi, termasuk pesawat Hercules ke beberapa kota di Papua, antara lain ke Jayapura," tutur Iqbal.

Selain itu, Iqbal mengatakan TNI dan Polri memastikan keamanan warga di Wamena. Tokoh-tokoh setempat, menurut Iqbal, dilibatkan dalam dialog untuk menjaga situasi kondusif di Wamena.

"TNI-Polri menjamin keamanan di Wamena, tidak benar jika saat ini kondisi di Wamena tidak terkendali. Situasi kondisi Wamena pascainsiden, besoknya forkompimda, tokoh-tokoh agama,tokoh masyarakat. Kepala suku dan tokoh terkait lainnya sudah beberapa kali melakukan dialog-dialog degan tujuan untuk bersama menjaga Wamena dan sekitarnya terus aman," jelas Iqbal.

"Kepala Suku Lembah Baliem (Wamena) juga meminta para pendatang untuk tidak mengungsi karena yakin masyarakat asli Wamena sangat mencintai masyarakat Papua pendatang dan yakin para perusuh adalah kelompok di luar Wamena," tambahnya.

Iqbal mengatakan jumlah pengungsi yang sudah tiba di Jayapura sebanyak 3.213 orang. Sementara jumlah warga yang masih bertahan di pengungsian sebagai berikut:

a). Lanud Silas Papare 101 orang

b). Rindam 104 orang

c). YON 751: 172 orang

d). Paguyuban Minang 106 orang

e). Musala Attaqwa 66 orang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Papua

wwwwww