Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
15 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
15 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
15 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
15 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
16 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
15 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Empat Polwan di Solo Terluka Dilempari Batu Massa Demonstrasi

Empat Polwan di Solo Terluka Dilempari Batu Massa Demonstrasi
Selasa, 01 Oktober 2019 06:39 WIB
SOLO - Empat polwan atau polisi wanita terluka ketika menjaga demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Surakarta pada Senin malam, 30 September 2019.

Meski sempat terjadi pelembaran batu dan kelereng, demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Solo Raya Bergerak tersebut berakhir dengan cukup tertib.

"Ada empat polwan yang terluka," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Ajun Komisaris Besar Andy Rifai di lokasi demonstrasi.

Ketika pelemparan terjadi, beberapa polwan tengah berada di barisan terdepan. Untung saja luka akibat lemparan batu dan kelereng tersebut tidak terlalu serius.


Menurut Andy, beberapa demonstran melakukan provokasi tapi polisi tidak terpancing. "Kami buktikan bahwa kami tidak melakukan tindakan represif."

Para demonstran bergerak sejak pukul 14.00 WIB. Mereka tidak bisa masuk ke halaman Gedung DPRD Surakarta lantaran terhalang kawat berduri. Mereka berorasi di tengah jalan sehingga arus lalu-lintas harus dialihkan.

Hingga pukul 18.00, demonstrasi menolak sejumlah rancangan undang-undang itu masih belum selesai. Setelah bernegosiasi dengan polisi, mereka menyepakati untuk bubar pada pukul 20.00 WIB.

Para orator di mobil komando lantas membubarkan aksinya sesuai waktu yang disepakati. Hanya saja, sebagian massa belum bersedia bubar.

Lemparan batu dan kelereng tiba-tiba bermunculan dari arah massa demonstran. Empat polwan menjadi korban.

Pasukan dari Sabhara dan Brimob Polri lantas maju menekan massa. Para aktivis mencoba menghentikan pelembaran tersebut. Massa demonstrasi akhirnya bersedia membubarkan diri tanpa bentrok dengan polisi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tempo.co
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww