Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
19 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
2
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
Peristiwa
14 jam yang lalu
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
3
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
4
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
GoNews Group
12 jam yang lalu
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
5
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
Hukum
17 jam yang lalu
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
6
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Politik
17 jam yang lalu
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Home  /  Berita  /  Kepulauan Riau

Luhut: Puluhan Tahun Tumpahan Minyak Laut Riau Tak Digubris

Luhut: Puluhan Tahun Tumpahan Minyak Laut Riau Tak Digubris
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke Riau. (Istimewa)
Selasa, 01 Oktober 2019 07:59 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan selama ini ada masalah tumpahan minyak yang cukup parah di laut Indonesia, tepatnya di perairan kepulauan Riau.

"Bertahun-tahun masalah oil spill ini tak pernah ditangani, ini di masa Pak Jokowi selesai lagi," kata Luhut, saat dijumpai di kantornya, Senin (30/9/2019).

Pemerintah, kata dia, sudah rapat setidaknya sebanyak 4 kali untuk mengatasi tumpahan minyak yang terjadi akibat lalu lintas kapal asing menuju perairan Singapura.

Pihak yang berkoordinasi untuk atasi tumpahan ini adalah Pemerintah Daerah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, TNI AL, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Jangan sampai ini mengenai daerah pariwisata, daerah kita. Ini menyangkut masalah lingkungan hidup, jadi kalau ada pemerintah negara lain terlibat, saya kira dia menjadi membuat lingkungan tidak baik."

Pemerintah, kata dia, juga sedang mempertimbangkan untuk memberi tahu pihak Singapura. Luhut menegaskan jika kapal yang diduga mencemari minyak ditemukan, pemerintah akan lebih tegas dan memastikan kapal tersebut tak bisa berlayar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Cnbcindonesia.com
Kategori:Umum, Peristiwa, Ekonomi, Pemerintahan, DKI Jakarta, Riau, Kepulauan Riau
wwwwww