Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
Lingkungan
19 jam yang lalu
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
2
Pandemi Masih Berlangsung, Senayan Ingatkan soal Geopolitik
DPR RI
23 jam yang lalu
Pandemi Masih Berlangsung, Senayan Ingatkan soal Geopolitik
3
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
DPR RI
7 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
4
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
DPR RI
7 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
5
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
6
Telkomsel 'Mentahkan' Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
Peristiwa
20 jam yang lalu
Telkomsel Mentahkan Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tertutup Kabut Pagi, Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 100 Meter

Tertutup Kabut Pagi, Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 100 Meter
Ilustrasi. (Internet)
Selasa, 01 Oktober 2019 10:56 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Riau, merilis data bahwa jarak pandang di Kota Pekanbaru pada pukul 07.00 WIB, Selasa (1/10/2019) pagi, hanya berkisar 100 meter terhalang kabut (fog).

Forecaster BMKG Stasiun Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo menjelaskan, bahwa kabut (fog) merupakan partikel basah atau uap air dengan kelembaban udara di atas 98 persen dan dengan jarak pandang di bawah 1 kilometer.

"Fog ini biasanya muncul dikarenakan udara dingin yang berkondensasi dekat permukaan tanah pada dini hari hingga pagi," kata Ahmad Agus Widodo di Pekanbaru, Selasa pagi.

Umumnya, kata Ahmad, kabut (fog) ini terjadi saat banyak hujan atau curah hujan tinggi.

"Sebab saat hujan terjadi, partikel basah di atmosfer cukup banyak. Ini yang menyebabkan udara dingin berkondensasi dekat permukaan tanah," terangnya.

Namun, kondisi ini akan lekas berangsur-angsur membaik. "Pukul 09.00 WIB, jarak pandang sudah membaik menjadi 4 kilometer," tuturnya. ***


wwwwww