Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan 'Jasa' Prostitusi Hana Hanifah
Hukum
11 jam yang lalu
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan Jasa Prostitusi Hana Hanifah
2
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
Ekonomi
6 jam yang lalu
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
3
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
Peristiwa
10 jam yang lalu
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
4
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
DPR RI
12 jam yang lalu
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
5
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
Politik
11 jam yang lalu
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
6
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Politik
12 jam yang lalu
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lapas Terbuka Pasaman Panen Jagung

Lapas Terbuka Pasaman Panen Jagung
Panen jagung di Lapas Terbuka Pasaman.
Rabu, 02 Oktober 2019 17:06 WIB
PASAMAN - Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan panen jagung, Rabu (2/10/2019). Jagung yang dipanen merupakan hasil tanaman para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas tersebut.

Luas areal yang dikelola oleh Lapas Terbuka Pasaman untuk tanaman jagung ini sekitar 20 hetare, yang dikerjakan oleh 20 orang WBP.

Kepala Lapas Pasaman Nofrizal mengatakan, Lapas Pasaman telah ditetapkan oleh Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai Lapas Produktif sejak 26 Juni 2019 lalu.

"Kita memiliki lahan seluas 20 hektare dan sebagian dimanfaatkan untuk tanaman jagung yang dikerjakan oleh para WBP di Lapas ini. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa panen dan tampaknya hasilnya lumayan memuaskan," kata Nofrizal.

Sementara itu, Kadivpas Kemenkumham Sumbar, Sunar Agus mengatakan, di Sumbar memiliki tiga Lapas Produktif, salah satunya adalah Lapas Terbuka Pasaman.

Di Lapas produktif ini, katanya, warga binaan pemasyarakatan diajarkan bercocok tanam, beternak hingga berkebun agar kelak bisa bermanfaat saat keluar dari Lapas dan dapat berkontribusi di masyarakat.

"Konsep Lapas Produktif ini bisa menjadi satu inovasi dan solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan di Lapas, sekaligus menjawab tantangan kondisi negara saat ini," katanya. (rls)

Editor:arie rh
Kategori:GoNews Group, Umum, Sumatera Barat

wwwwww