Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
18 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
2
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
21 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
3
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
20 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
4
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
Politik
17 jam yang lalu
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
5
Lima Pemain Absen Latihan Perdana Persik Kediri
Sepakbola
18 jam yang lalu
Lima Pemain Absen Latihan Perdana Persik Kediri
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Sepakbola
18 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Pimpinan Parlemen Baru, Fahri: Kita Doain Dulu, Kalau Gagal Baru Kita 'Gebuk' Ramai-ramai

Soal Pimpinan Parlemen Baru, Fahri: Kita Doain Dulu, Kalau Gagal Baru Kita Gebuk Ramai-ramai
Fahri Hamzah. (Istimewa)
Jum'at, 04 Oktober 2019 16:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Semua pimpinan kamar dalam cabang kekuasaan legislatif (parlemen), baik MPR, DPR maupun DPD sudah terisi. Apa pun mereka adalah hasil dari pemilu 2019, karena itu biarkan mereka bekerja sesuai amanat konsitusi.

"Selamat kepada ketua DPR RI terpilih, Puan Maharani, selamat kepada ketua DPD RI terpilih, La Nyalla Mattalitti, dan selamat kepada ketua MPR RI terpilih Bambang Soesatyo.Selamat menjalankan tugas!" kata mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019, Fahri Hamzah dihubungi wartawan, Jumat (4/10/2019).

Fahri pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengucapkan selamat dan mendo’akan semua pimpinan MPR, SPR dan DPD RI itu. Bahkan ia meminta masyarak untuk tidak meng-'gebuk' mereka sabelum melihat hasil kerjanya.

"Jangan digebuk dulu padahal belum di do'ain ...kasian kan? Nanti kalau sudah kerja dan gagal baru kita gebuk ramai-ramai....setuju?" ujar insiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) itu.

Kesempatan itu, Fahri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melepaskan diri dari sengketa teknis yang bisa menjebak pada afiliasi dangkal menuju 'sengketa' yang lebih strategis. Rakyat, tambah dia, jangan mau menjadi korban para elit.

"Mari kita bangun masa depan kita sendiri. Elite datang dan pergi, sementara rakyat itu tetap di sini. Kita harus membangun platform perjuangan yang lebih substantif yang pada saat penting tetap ada dan teruji diwakili oleh para pemimpin idealis," pungkasnya.***


wwwwww