Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
DPR RI
19 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
6 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
6 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
2 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
3 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
6
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
4 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pilkada 2020, Golkar Riau Masih Tunggu Petunjuk DPP

Pilkada 2020, Golkar Riau Masih Tunggu Petunjuk DPP
Arsyadjuliandi Rachman
Senin, 07 Oktober 2019 15:15 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Jika partai lain sudah mulai membuka penjaringan dan pendaftaran untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, berbeda dengan Golkar yang masih belum bergerak.

Ketua DPD I Golkar Provinsi Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk dari DPP dalam mempersiapkan pilkada. Termasuk membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon.

"Kita berjalan terus, tapi kita masih menunggu petunjuk dari DPP dulu dalam pilkada ini. Apakah akan buka penjaringan atau tidak," jelas politisi yang akrab disapa Andi Rachman ini ketika ditemui usai pelantikan pimpinan definitif DPRD Riau, Senin (7/10/2019).

Sambil menunggu petunjuk, lanjut Andi, pihaknya mempersilakan ketua-ketua Golkar di kabupaten/kota yang mengikuti kontestasi pilkada untuk membangun komunikasi dengan siapapun, terutama dengan kader internal Golkar dan masyarakat.

"Langkah ini diperlukan untuk melihat bagaimana sosok kepala daerah yang dibutuhkan masyarakat. Bisa kader atau tidak tergantung petunjuk DPP," sebut mantan gubernur Riau tersebut.

Sementara itu, pilkada 2020 akan diikuti oleh 9 kabupaten/kota di Riau. Yaitu Indragiri Hulu (Inhu), Pelalawan, Bengkalis, Kota Dumai, Kepulauan Meranti, Rokan Hulu (Rohul), Rokan Hilir (Rohil), Siak dan Kuantan Singingi (Kuansing).***


wwwwww