Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
11 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Nasional
20 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
3
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
DPR RI
23 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
4
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
DPR RI
22 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
5
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
DPD RI
23 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
6
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
MPR RI
22 jam yang lalu
Bamsoet Dorong Semua Komunitas Pemukiman Patuhi Protokol Kesehatan  
Home  /  Berita  /  GoNews Group

50 Ha Lahan di Inhu Kembali Terbakar

50 Ha Lahan di Inhu Kembali Terbakar
Selasa, 08 Oktober 2019 17:30 WIB
PEKANBARU - Kebakaran lahan kembali terjadi di Indragiri Hulu, Riau. Kebakaran menghanguskan sedikitnya 50 hektare di Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku.

Saat ini, tim gabungan TNI dan Polri serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Manggala Agni. 

‎"Kebakaran 50 Ha di Batang Cenaku sudah sejak beberapa hari lalu sampai hari ini. Kita masih melakukan upaya pemadaman," ujar Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.

Sementara itu, Kapolres Inhu‎ AKBP Efrizal mengatakan, puluhan personel sudah diturunkan ke titik api lokasi karhutla. 

"Ada 6 titik api di Inhu. Kita bersama TNI, BPBD dan Manggala Agni membagi tugas ke masing-masing titik api. Yang paling banyak di Batang Cenaku," ujar Efrizal saat dihubungi GoRiau.com.

Polres Inhu mengerahkan 3 regu‎ untuk memadamkan api. Masing-masing regu ada 30 orang personel. Selain dari darat, Efrizal meminta bantuan helikopter untuk water bombing ke Satgas Udara.

"Ada dua helikopter yang melakukan water bombing atau bom air, mudah-mudahan segera padam," kata Efrizal. 

Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisika mendeteksi adanya 12 titik panas di Riau. Dari jumlah itu, 8 titik di antaranya merupakan titik api kebakaran hutan dan lahan. 

"12 titik panas tersebar di beberapa kabupaten, yakni Indragiri Hulu 9 titik, Bengkalis 1 titik, Kampar 1 titik, dan Kuansing 1 titik," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Marzuki. 

Sedangkan titik api yang jumlahnya ada 8 titik, paling banyak terdeteksi di Indragiri Hulu sebanyak 6 titik. Lalu Kampar 1 titik dan Bengkalis 1 titik. (gs1)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Riau, GoNews Group

wwwwww