Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
17 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
23 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
3
Bahas Pembukaan Rumah Ibadah, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Muhammadiyah
DPR RI
24 jam yang lalu
Bahas Pembukaan Rumah Ibadah, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Muhammadiyah
4
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
23 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
5
Selain Muhammadiyah, Satgas Covid-19 DPR Juga Sambangi PBNU Jelang New Normal
Politik
23 jam yang lalu
Selain Muhammadiyah, Satgas Covid-19 DPR Juga Sambangi PBNU Jelang New Normal
6
Belum Diketahui Penyebabnya, Oknum Polisi di Sumut Tembak Diri Sendiri hingga Tewas
Peristiwa
23 jam yang lalu
Belum Diketahui Penyebabnya, Oknum Polisi di Sumut Tembak Diri Sendiri hingga Tewas
Home  /  Berita  /  Umum

Berkunjung ke Pasbar, Kajati Sumbar Jamin Jajaran Kejaksaan Tak akan Main Mata

Berkunjung ke Pasbar, Kajati Sumbar Jamin Jajaran Kejaksaan Tak akan Main Mata
Kajati Sumbar Priyanto memberikan pengarahan di aula kantor Bupati Pasaman Barat.
Jum'at, 11 Oktober 2019 18:50 WIB
Penulis: Rio Nasution
PASBAR - Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumbar Priyanto melakukan kunjungan kerja ke Pasaman Barat (Pasbar), Kamis (10/10). Kajati menilai bahwa kondisi Pasbar saat ini masih Kondusif.

Kajati Sumbar Priyanto dalam pertemuan di aula kantor bupati meminta agar wali nagari, camat dan kepala OPD bersatu padu untuk melanjutkan pembangunan agar tidak mudah terjadi pelanggaran hukum di setiap kegiatan.

"Saya menjamin anggota saya tidak ada yang bermain proyek atau bermain mata, baik Kejaksaan Tinggi ataupun Kejaksaan Negeri. Sehingga peran pengawasan benar dilakukan sesuai dengan salah satu tugas kami," papar Priyanto.

Siapa saja yang kesulitan dalam menjalankan pembangunan karena takut tersandung kasus hukum, kata Kajati, boleh melakukan konsultasi hukum dengan pihak kejaksaan.

"Namun sebelum sampai kepada kejaksaan, alangkah bagusnya jajaran lingkungan Pemda seperti Inspektorat melakukan pengawasan terlebih dahulu," imbuhnya.

Ia juga menjamin setiap pengguna anggaran jika berjalan di jalur yang benar tidak akan melanggar aturan. Lain halnya dengan pelanggan administrasi. Sehingga pembangunan tepat waktu, tetap sasaran dan berkualitas.

"Kalau administrasi ini bisa dimaklumi semua pihak, bukan niat untuk korupsi," tandasnya.

"Akhir-akhir ini banyak kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK karena terdapat gratifikasi atau uang sogok. Agar hal ini tidak terjadi di Pasbar, diharpakan kepada pihak mana pun yang menggunakan kekuasaan agar selalu berhati-hati dengan gratifikasi atau uang sogok. Karena banyak pihak yang sudah terjaring dengan kasus tersebut," katanya mengingatkan.

Di akhir kegiatannya di pasbar, Kajati Sumbar melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas di komplek Kejaksaan Negeri Pasaman Barat.(rio)

Kategori:Uncategories

wwwwww