Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
18 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
18 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
18 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
18 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
18 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
17 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Benarkah Sandiaga Uno Gantikan Rini Soemarno Jadi Menteri BUMN?

Benarkah Sandiaga Uno Gantikan Rini Soemarno Jadi Menteri BUMN?
Senin, 14 Oktober 2019 15:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Presiden Jokowi telah menyelesaikan susunan kabinet menteri di periode keduanya. Susunan kabinet tersebut, bakal disampaikan Jokowi sesaat setelah pelantikan atau sehari setelahnya.

Nah, setelah berita dua menteri yang akan bertahan di periode II, ternyata gosip kembali ramai di susunan kabinet terbaru.

Adalah figur seorang Sandiaga Uno. Hal ini mencuat setelah pertemuan Prabowo dan Jokowi pekan lalu. Pertemuan yang mensiratkan kemesraan itu disebut-sebut win-win solution bahwa adanya 'orang' Prabowo yang masuk kabinet.

"Bisa saja Sandiaga Uno yang masuk kabinet," kata Ekonom Fithra Faisal Hastiadi saat berbincang di program Profit CNBC Indonesia, Senin (14/10/2019).

Ia menyoroti sosok Sandiaga Uno yang mungkin saat ini paling tepat mengisi kursi Menteri BUMN menggantikan Rini Soemarno.

"BUMN saat ini memiliki beban yang cukup berat. Debt to Equity Ratio (DER) cukup tinggi. Selain itu banyak juga yang tersangkut kasus di KPK," kata Fithra.

"Nah Sandiaga ini mampu mengisi kursi Menteri BUMN karena cukup diterima pasar dan kompromi politiknya cukup kuat. Sandiaga pun sesuai background-nya. Ia pengusaha juga investor," papar Fithra lebih jauh.

Sementara posisi Rini kian sulit. Pasalnya banyak sekali BUMN yang bermasalah di bawah Menteri Rini. Selain OTT KPK, ternyata Menteri Rini juga pernah disemprot oleh Jokowi langsung.

Adapun gara-gara ekspor yang loyo dan impor yang melejit, Indonesia mengalami defisit neraca dagang.

Jokowi tak berhenti mengungkapkan kekecewaannya terkait hal tersebut. "Ini naiknya gede sekali. Hati-hati di migas pak menteri ESDM yang berkaitan dengan ini, bu menteri BUMN yang berkaitan dengan ini, karena rate-nya yang paling banyak ada di situ," kata Jokowi.***


wwwwww