Hadiri Peresmian Pengoperasian Palapa Ring oleh Presiden RI, Wagubri Edy Nasution: Pembangunan Telekomunikasi Penting di Riau

Hadiri Peresmian Pengoperasian Palapa Ring oleh Presiden RI, Wagubri Edy Nasution: Pembangunan Telekomunikasi Penting di Riau
Wakil Gubernur Riau Edy Nasution curhat telekomonikasi di Provinsi Riau dengan Presiden RI Joko Widodo dalam acara Peresmian Palapa Ring di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/10/2019).
Senin, 14 Oktober 2019 17:23 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
JAKARTA - Masyarakat sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau masih terkendala sulitnya telekomunikasi. Dengan diresmikannya pengoperasian proyek Palapa Ring oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (14/10/2019), di Istana Negara, Jakarta. Diharapkan menjadi tulang punggung bagi pemerataan akses telekomunikasi di seluruh penjuru Nusantara, termasuk Provinsi Riau.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Nasution saat menghadiri acara tersebut, menyampaikan langsung pada Joko Widodo bagaimana masyarakat di Riau belum menyeluruh menikmati telekomunikasi dan jaringan digital.

"Dengan dioperasikannya palapa ring, telekomunikasi di Riau bisa merata dan dapat dirasakan masyarakat, serta menghubungkan masyarakat diseluruh Indonesia, terkhusus di Riau. Ini pun sejalan dengan Rantekno RPJMN 2020-2024," kata Edy Nasution kepada GoRiau.com, usai menghadiri acara tersebut.

Pembangunan infrastruktur yang fokus pada transportasi, telekomunikasi, sumber daya air dan perumahan pemukiman tertuang dalam Rantekno RPJMN 2020-2024, dikatakan Edy Nasution. Sinergitas ini selaras dengan program pembangunan di daerah.

"Lancarnya telekomunikasi, adanya peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur dasar secara merata di kabupaten dan kota. Khususnya di daerah terisolir dan daerah perbatasan. Informasi yang lancar melalui telekomunikasi, dapat mengerakkan sektor industri, pemasaran dan destinasi," ungkap Edy Nasution.

Proyek Palapa Ring, berupa pembangunan jaringan kabel optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, dimulai sejak tahun 2016 lalu. Hal tersebut berangkat dari pemikiran, bahwa potensi ekonomi digital Indonesia yang sangat besar. Namun masih terkendala oleh keterbatasan akses masyarakat ke sektor digital melalui penetrasi internet.

"Beberapa tahun yang lalu pemerintah menyadari adanya ketimpangan yang tajam antardaerah dalam hal konektivitas digital. Saya sudah datang ke hampir semua daerah. Ada wilayah yang konektivitasnya sangat kencang, ada yang konektivitasnya sangat lemah. Ini benar memang, saya alami," ujar Jokowi dalam sambutannya.

Melalui proyek tersebut, pemerintah hendak mengupayakan akses yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia terhadap kebutuhan telekomunikasi dan ketersediaan jaringan internet diseluruh wilayah. Beroperasinya Palapa Ring ini nantinya diharapkan tidak hanya akan menjadi penggerak roda perekonomian daerah dan nasional, tapi juga sebagai sarana pemersatu bangsa.

"Inilah yang akan menyatukan negara kita Indonesia karena dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, semuanya bisa tersambung, bisa berbincang-bincang, bisa saling mengenal di antara kita," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, kehadiran Palapa Ring ini selain untuk menghadirkan kesempatan yang sama untuk mengakses kemajuan teknologi di seluruh wilayah Indonesia, juga harus dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

"Konektivitas digital ini harus kita manfaatkan untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa, untuk penguatan persatuan kita, persaudaraan di antara kita, untuk memperkuat dan memperbaiki pendidikan kita dengan memfasilitasi lalu lintas ilmu pengetahuan dan menembus seluruh pelosok Nusantara, dan untuk memperkuat perdagangan," ucapnya.

Meski demikian, orang nomor satu di Indonesia ini mengingatkan, segala bentuk perkembangan teknologi dan konektivitas digital harus turut disertai dengan literasi dan penggunaan secara bijak. Palapa Ring yang dihadirkan pemerintah ini hendaknya tidak disalahgunakan.

"Saya berpesan gunakan konektivitas digital ini dengan baik, gunakan internet secara bijak, gunakan konektivitas digital ini untuk kebaikan kita bersama, untuk kerukunan, untuk persaudaraan, untuk persatuan kita sebagai sebuah bangsa serta untuk kesejahteraan dan kemajuan Indonesia," ungkapnya.

Untuk diketahui, sebagaimana dilaporkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam acara yang sama, proyek Palapa Ring tersebut terbagi atas tiga paket pengerjaan, yakni Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur.

"Palapa Ring Barat sudah selesai tahun lalu. Palapa Ring Tengah yang sampai di Provinsi Maluku sudah selesai di awal tahun (2019), Palapa Ring Timur, khususnya yang mencakup Papua, Maluku, NTT, sampai ke Rote Ndao selesai akhir Agustus kemarin," ujarnya.

Rudiantara mengatakan, di Papua, pihaknya membangun jaringan kabel optik di 30 kabupaten/kota yang sebelumnya sama sekali tidak terhubungkan dengan jaringan tulang punggung internet berkecepatan tinggi.

"Palapa Ring itu adalah seperti jalan tol untuk internet kecepatan tinggi. Jadi, mulai saat ini, Agustus kemarin, dari 514 kabupaten/kota, tidak ada yang tidak dihubungkan dengan jalan tol tadi," tutur Rudiantara.

Selain itu, peresmian beroperasinya Palapa Ring tersebut juga ditandai dengan konferensi video antara Presiden Jokowi dengan sejumlah pejabat pemerintah daerah yang berada di Kabupaten Merauke, Kabupaten Sorong, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kota Sabang. ***


       
        Loading...    
           
GoNews ASN Pemprov Riau Tidak Disiplin, Wagubri Edy Nasution: Saya Rekomendasi Non Job dan Tak Dapat Jabatan
GoNews Wagubri Edy Nasution Sidak Kantor Badan Kesbangpol Riau, ASN dan THL Banyak Bolos Kerja
GoNews Palapa Ring Diresmikan, Ketua DPD: Percepatan Ekonomi Indonesia Timur bisa Lebih Cepat
GoNews Sidak Dinas Kelautan dan Perikanan Riau, Wagubri Edy Nasution: Yang Melanggar Aturan Ditindak Tegas
GoNews Sidak Kantor Inspektorat Riau, Wagubri Edy Nasution Dapati 17 Pegawai Bolos Kerja
GoNews Apel Perdana Setelah Kabut Asap, Wagubri: Cermati Informasi yang Beredar di Medsos
GoNews Tanggap Hadapi Karhutla, Pemerintah Pusat Minta Masukan dari Pemprov Riau
GoNews Wagubri Sidak, Hampir Setengah ASN yang Bekerja di Badan Penghubung Pemprov Riau Jakarta Bolos Kerja Hari Ini
GoNews Wagubri: Saya Tidak Melarang Nongkrong di Kedai Kopi, Tapi Bukan Saat Jam Kerja
GoNews Wagubri Sampaikan Ranperda RPJMD Riau 2019-2024 Dihadapan 33 Dewan Provinsi
GoNews Sekitar 30 ASN Pemprov Riau Kena Razia di Kedai Kopi Usai Apel, Wagubri Edy Nasution: Saya Kecewa, Padahal Sudah Diingatkan
GoNews Sidak Biro Pembangunan dan Kumpulkan Pokja Pengadaan, Wagubri Edy Nasution: Jangan Bermain Dalam Bertugas
GoNews Silaturahmi dengan Korem 031/Wirabima, Wagubri Edy Nasution: Rasanya Seperti Sedang Mengambil Apel Pasukan
GoNews Jalan Rusak Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Tokoh Masyarakat di Tembilahan Curhat dengan Wagubri Edy Nasution
GoNews Terkait Temuan Satpol PP saat Razia Warnet di Pekanbaru, Wagubri Edy Nasution: Pemko dan Walikota Harus Rekomendasikan Ditutup
GoNews Selama Lakukan Sidak, Wagubri Edy Nasution: Paling Banyak Pelanggaran di Dispora Riau
GoNews Wagubri Edy Nasution: Media Massa Berperan Menggalakkan Pendidikan Politik dan Tidak Menyebar Hoax
GoNews Jadi Pembicara Kewirausahaan di Kunto Darussalam Rohul, Ini Tips dari Wagubri Edy Nasution
wwwwww