Jadi Irup di SMAN 3 Tebing Tinggi

Helfandi Ingatkan Siswa Agar Tidak Terjerumus Narkoba dan Kenakalan Remaja

Helfandi Ingatkan Siswa Agar Tidak Terjerumus Narkoba dan Kenakalan Remaja
Helfandi saat menjadi Irup di SMAN 3 Tebing Tinggi, Senin (14/10/2019).
Senin, 14 Oktober 2019 12:59 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Saat menjadi inspektur upacara (Irup) di SMA Negeri 3 Tebing Tinggi, pada Senin (14/10/2019). Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti, Helfandi SE MSi mengingatkan agar siswa tidak mudah terjerumus pada Narkoba dan kenakalan remaja.

Dalam kesempatan itu, Kasat yang didampingi para pejabat utamanya seperti Kepala Bidang Penegak Perda, Piskot Ginting, Kasi Perda dan Kasi Intel Pol PP memberikan imbauan dan motivasi kepada para siswa-siswi di sana.

"Saya mengajak para siswa-siswi khususnya SMA Negeri 3 untuk berpikir lebih maju ke depan dan jangan mudah  terjerumus narkoba, selain itu saya juga mengingatkan untuk tidak mudah terpengaruh kepada kenakalan remaja dan kenakalan lainnya seperti bolos sekolah, serta tidak mengikuti pelajaran," kata Helfandi.

Mantan Camat Tebing Tinggi itu juga memberikan motivasi untuk tidak mudah menyerah. Selain itu dia juga mengatakan jangan menjadikan suatu kekurangan menjadi sebuah hambatan.

"Kekurangan yang ada pada kita jangan dijadikan masalah, tapi dijadikan motivasi untuk maju kedepan. Ingat,  siapa yang akan memajukan bangsa kita kalau bukan kita sebagai anak-anak muda penerus bangsa," kata Helfandi lagi.

Pria yang akrab disapa Iin itu juga mengatakan jangan karena keadaan ekonomi keluarga, siswa menjadi loyo dan putus asa. Justru sebaliknya, Jadikanlah keadaan ekonomi keluarga  menjadi pemicu semangat untuk terus berusaha dan berdoa agar bisa merubah keadaan ekonomi tersebut menjadi lebih baik.

Dia mencontohkan pejabat yang ada di lingkungan pemerintahan, dimana dahulunya serba kekurangan dalam berbagai hal, namun mereka bisa berhasil seperti saat ini.

"Kalian bisa lihat pejabat yang ada saat ini, dahulunya mereka serba kekurangan. Namun mereka tidak mudah menyerah sehingga bisa berhasil seperti saat ini. Contoh lainnya adalah saya sendiri, dimana dahulunya sekolah di kampung penuh dengan berbagai rintangan, namun karena sabar akhirnya bisa berhasil seperti sekarang," ungkapnya.***


       
        Loading...    
           
wwwwww