Home > Berita > Hukum

Cemburu, Pria di Rohul Tembak Selingkuhan Istri

Cemburu, Pria di Rohul Tembak Selingkuhan Istri
Ilustrasi. (int)
Selasa, 15 Oktober 2019 05:36 WIB
PEKANBARU - Seorang pria warga Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, DL (30), menembak pria yang diduga selingkuhan istrinya dengan menggunakan senapan angin.

Kanit Reskrim Polsek Rambah Bripka Arif Arman menjelaskan, pada hari, Sabtu (12/10/2019) pagi sekitar pukul 08.10 WIB, pelaku lewat di depan rumah korban di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Rohul.

Pelaku saat itu sudah membawa sepucuk senapan angin. Alasannya, senapan angin itu digunakan untuk menembak monyet di kebun durian yang sedang berbuah. Ketika bertemu dengan korban, tersangka menanyakan persoalan dugaan perselingkuhan dengan istrinya. Namun, korban tidak merespons. Karena tidak direspons, pelaku dan korban sempat adu mulut.

"Pengakuan pelaku awalnya korban mendekat. Kata pelaku, jangan mendekat nanti ku tembak kau. Lalu korban memegang ujung senapan angin, langsung ditembak pelaku," kata Arif saat dihubungi Kompas.com sebagaimana dikutip GoRiau, Senin (14/10/2019).

Setelah terkena satu kali tembakan di perut, korban bernama Mirpan langsung terjatuh.

Istri korban, Risda Yanti (34), yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta tolong ke tetangganya. Sedangkan tersangka kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Arif mengungkapkan, tersangka mengaku sakit hati karena menuding korban berselingkuh dengan istrinya. "Pelaku menembak korban cuma gara-gara diduga selingkuh dengan istrinya. Cuma kejadiannya sudah beberapa tahun yang lalu," ungkap Arif.

Pelaku, sambung dia, sebelumnya juga sempat mengajak korban untuk berunding menyelesaikan masalah dugaan perselingkuhan tersebut. "Kata pelaku, korban mau berunding, tapi tidak ada juga. Jadi pelaku mengaku sudah lama sakit hati," sebut Arif.

Namun, kata Arif, korban belum sempat dimintai keterangan, karena saat ini menjalani operasi di RSUD Arifin Ahmad di Pekanbaru, akibat luka tembak yang dialaminya. Sedangkan tersangka saat ini ditahan di Polsek Rambah untuk dilakukan proses penyelidikan. Sepucuk senapan angin dijadikan barang bukti.

Arif mengatakan, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman lima tahun penjara. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:surabaya.tribunnes.com
Kategori:Hukum, Riau, Peristiwa, GoNews Group

       
        Loading...    
           
wwwwww