Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
21 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
2
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
5 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
3
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
10 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
4
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
10 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
5
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Peristiwa
21 jam yang lalu
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
6
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
Peristiwa
21 jam yang lalu
Tak Pakai Masker Diborgol, Warga ke Petugas: Saya Gak Kapok, Ingat Kalian Jangan Lupa Solat!
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dapat Penambahan Pengamanan, Menkes: Repot Juga Diikuti Banyak Polisi

Dapat Penambahan Pengamanan, Menkes: Repot Juga Diikuti Banyak Polisi
Selasa, 15 Oktober 2019 16:00 WIB
JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek mengaku sempat kaget begitu mendapatkan penambahan pengamanan dalam kunjungan kerjanya ke Sumatra Barat.

"Kebetulan saya ke Sumatra Barat, ke Padang. Saya juga kaget terus terang kenapa tiba-tiba saya dijemput sama Pak Kapolres," katanya usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa.

Nila pun bertanya kepada Kapolres perihal penambahan pengamanan itu dan dijawab sudah merupakan prosedur tetap (protap) pengamanan pejabat. Ketika itu, ia hendak menguji disertasi doktoral di Universitas Andalas.

"Pada waktu itu, mau ke Universitas Andalas ada ujian S3, kemudian, ya itu polisinya ngikut semua," katanya.

Bahkan, Nila pun sempat menanyakan via pesan singkat kepada Kapolri tentang penjagaan ekstra yang diberikan kepadanya. Menurut Nila, Kapolri kemudian membenarkan protap pengamanan memang diperketat pascapenusukan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) siang.

"Akhirnya, saya juga mesti mengerti. Tetapi, ya itulah, kalau diikuti dengan ratusan polisi repot juga saya ke mana-mana," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, DKI Jakarta

wwwwww