Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
6 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
2
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
19 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
3
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
7 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
4
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
5
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
7 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
6
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
5 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dapat Penambahan Pengamanan, Menkes: Repot Juga Diikuti Banyak Polisi

Dapat Penambahan Pengamanan, Menkes: Repot Juga Diikuti Banyak Polisi
Selasa, 15 Oktober 2019 16:00 WIB
JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek mengaku sempat kaget begitu mendapatkan penambahan pengamanan dalam kunjungan kerjanya ke Sumatra Barat.

"Kebetulan saya ke Sumatra Barat, ke Padang. Saya juga kaget terus terang kenapa tiba-tiba saya dijemput sama Pak Kapolres," katanya usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa.

Nila pun bertanya kepada Kapolres perihal penambahan pengamanan itu dan dijawab sudah merupakan prosedur tetap (protap) pengamanan pejabat. Ketika itu, ia hendak menguji disertasi doktoral di Universitas Andalas.

"Pada waktu itu, mau ke Universitas Andalas ada ujian S3, kemudian, ya itu polisinya ngikut semua," katanya.

Bahkan, Nila pun sempat menanyakan via pesan singkat kepada Kapolri tentang penjagaan ekstra yang diberikan kepadanya. Menurut Nila, Kapolri kemudian membenarkan protap pengamanan memang diperketat pascapenusukan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto di daerah Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) siang.

"Akhirnya, saya juga mesti mengerti. Tetapi, ya itulah, kalau diikuti dengan ratusan polisi repot juga saya ke mana-mana," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, DKI Jakarta

wwwwww