Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
16 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
Politik
13 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
DPR RI
12 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
4
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
Hukum
13 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
5
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Peristiwa
11 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
6
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Kesehatan
9 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
ANOC World Beach Games I/2019

Hadapi China, Anthony Gunawan: Kita Akan Fight

Hadapi China, Anthony Gunawan: Kita Akan Fight
Tim Basket Putri Indonesia saat mengalahkan Togo di World Beach Games 2019
Selasa, 15 Oktober 2019 04:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution

DOHA - Tim Basket Putri Indonesia tidak punya pilihan lain untuk memastikan tiket ke perempat final cabang olahraga Basket 3x3 World Beach Games 2019. Untuk itu, Jovita Elizabeth dan kawan-kawan diinstruksikan fight menghadapi tim unggulan China pada laga terakhir babak penyisihan Grup B yang akan digelar di Katara Beach Doha, Qatar, Selasa (15/10/2019) pukul 16.40 waktu setempat atau 20.40 WIB.

"Memang peluang sangat tipis memghadapi tim unggulan China pada laga terakhir. Tapi, kita tidak akan menyerah. Dan, saya sudah instruksikan anak-anak untuk fight sepanjang pertandingan. Selain itu, saya juga meminta mereka fokus dan maksimalkan akurasi," kata Anthony Gunawan yang ditemui usai pertandingan.

Tim Basket Putri China, kata Anthony Gunawan, pemainnya sangat disiplin dan akurasi tembakan juga tinggi. Hal itu terlihat saat Lingge Zhang dan kawan-kawan meraih kemenangan telak atas Uganda dengan skor 22-6 dan Togo dengan skor 21-4. "Kita harus bisa meminimalisir second change poin untuk bisa menghentikan laju poinnya," jelasnya.

Ketika disinggung tentang kemampuan pemain China dalam mengumpulkan poin dengan tembakan di luar garis, Anthony menjawab, "Paksa mereka penetrasi . Jadi, no help defence." 

Dalam laga babak penyisihan Grup B itu, Srikandi Indonesia hanya memetik satu kemenangan dari Togo dengan skor 17-7. Pada pertandingan pembuka, tim asuhan Anthony Gunawan ini dipaksa menyerah atas Uganda dengan skor 8-12.

"Kekalahan dari Uganda itu seharusnya tidak perlu terjadi jika game plan yang diberikan dijalankan secara konsisten terutama untuk rebound. Dari 12 poin lawan 9 poin diperoleh dari kesalahan sendiri. Mereka dengan mudah offensive rebound," tandasnya. ***


wwwwww