Triawan Munaf: Masakan Melayu Jadi Wisata Kuliner di Riau

Triawan Munaf: Masakan Melayu Jadi Wisata Kuliner di Riau
Ketua Bekraf Triawan Munaf makan makanan khas melayu bersama Gubernur Riau Syamsuar di Sultan Resto didampingi Ketua BCRN Khusnul Kausarian.
Rabu, 16 Oktober 2019 10:03 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, kagum dengan industri kreatif yang sudah berkembang dan maju di Provinsi Riau. Masing-masing kabupaten dan kota di negeri yang terkenal dengan sebutan Bumi Lancang Kuning ini, memiliki keanekaragaman industri kreatif, salah satunya kuliner atau makanan.

"Masakan khas melayu, bisa jadi wisata kuliner bagi wisatawan yang melancong ke Riau. Seperti restoran Sultan Resto yang saya sambangi kali ini, memiliki makanan dengan ciri khas melayu yang begitu kental," kata Triawan kepada GoRiau.com, Rabu (16/10/2019).

Selain kagum dengan makanan khas melayu yang disajikan restoran Sultan Resto, ia juga terpesona dengan ornamen atau gambar yang terpajang di dinding restoran.

"Banyak gambar, yang menceritakan bagaimana Kesultanan Siak di Riau, juga ada Candi Muara Takus, dan bagaimana potret Riau pada zaman dahulu. Ini sangat menarik dan instagramable. Selain menikmati makanan ciri khas melayu, kita juga dibawa ke zaman lampau melalui gambar yang ada dan memberikan edukasi," ungkap Triawan.

Triawan, makan siang bersama Gubernur Riau Syamsuar di Restoran Sultan Resto yang terletak di Jalan Ronggowarsito, Selasa (15/10/2019) kemarin. Foto sejarah peninggalan kerajaan melayu Islam di Kabupaten Siak Sri Indrapura, membuat ayah Sherina Munaf ini kagum dengan peninggalan sejarah di Riau.

"Makanan melayu sangat sedap dan pas di lidah masyarakat awam, seperti saya ini. Saya memang sangat jarang mencicipi makanan khas melayu, tapi kali ini sangat segar dan nikmat," ucapnya.

Syamsuar mengatakan, Sultan Resto merupakan salah satu restoran yang memberikan pelayanan wisata halal di Kota Pekanbaru. Ia juga mengatakan, saat ini pemerintah sangat mendorong akan kemajuan industri kreatif secara nasional.

"Sosialisasikan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Reindekraf) Nasional Tahun 2018-2025 se Sumatera dan Kalimantan di Pekanbaru, mampu menjadi pemicu berkembangnya industri kreatif di kabupaten dan kota di Riau," jelas Syamsuar. ***


wwwwww