Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
13 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
14 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
11 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
14 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
5
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
14 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
6
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
13 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jelang Tour de Singkarak 2019, DLH Agam Bersihkan Jalur Kelok 44

Jelang Tour de Singkarak 2019, DLH Agam Bersihkan Jalur Kelok 44
Petugas DLH Agam memangkas pohon yang berpotensi tumbang di kawasan Kelok 44. (foto: istimewa/covesia.com)
Kamis, 17 Oktober 2019 18:33 WIB
AGAM - Menjelang pelaksanaan Tour de Singkarak 2019, Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membersihkan jalan di kawasan Kelok 44, yang akan menjadi lintasan balapan.

Dikutip dari Covesia.com, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam, Hamdi mengatakan, pembersihan ini meliputi pemangkasan pohon yang berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor, serta membersihkan tumbuhan yang hidup di sisi jalan yang bisa menutupi pandangan para pengendara.

"Tugas pembersihan di sepanjang jalur yang akan dilalui cukup banyak, jadi kita lakukan secepat mungkin sehingga tidak mengganggu arus lalulintas," ujarnya, Kamis (17/101/2019).

Kawasan Kelok 44 merupakan jalur lintasan yang cukup rawan pohon tumbang dan tanah longsor, sehingga butuh perhatian khusus dan pengerjaan yang lebih cepat.

Pemangkasan pohon berukuran besar juga akan di lakukan di jalur lintasan lain seperti kecamatan Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Palupuh Baso Lubuk Basung dan lainnya. Ditargetkan pembersihan rampung sebelum TdS 2019 dilaksanakan.

"Kami juga bekerja sama dengan pihak terkait seperti BPBD, Satpol PP Damkar serta pemerintah kecamatan agar pekerjaan bisa selesai sesuai target," ulasnya.(han/rdk/cvs)

Editor:arie rh
Sumber:covesia.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Olahraga, Sumatera Barat

wwwwww