Suhu Politik Mulai Memanas

Sekda Yulian Norwis Harap Masyarakat dan ASN Jangan Terpecah

Sekda Yulian Norwis Harap Masyarakat dan ASN Jangan Terpecah
Sekda Yulian Norwis saat memimpin Apel 17 Hari Bulan, dilingkungan Pemkab Meranti, Kamis (17/10/2019).
Kamis, 17 Oktober 2019 10:41 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Jelang Pilkada Meranti 2020 mendatang situasi dan suhu politik di negeri sagu sudah mulai memanas, hal itu seiring mulai mendaftarnya para kontestan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati ke partai politik untuk ikut serta dalam Pilkada Meranti mendatang. Para kontestan politik ini berasal dari kalangan Birokrat Pemkab Meranti dan Legislator yang masih menjabat saat ini.

Sebut saja Sekda Meranti sendiri H. Yulian Norwis SE MM yang akan berpasangan dengan H. Masrul Kasmy, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim berpasangan dengan Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Legislator Fauzy SE berpasangan dengan ustadz Khozin dan mungkin masih ada lagi Bacalon berikutnya.

Kondisi ini berpotensi munculnya kelompok-kelompok pendukung para Bacalon Bupati-Wakil Bupati yang menyebabkan masyarakat terpecah-pecah dan terkotak-kotaknya ASN yang pastinya memiliki jagoan masing-masing.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, mengaku sesuai petunjuk dan instruksi Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, meminta masyarakat khususnya ASN dan Non ASN jangan sampai terkotak-kotak. Karena jika itu terjadi otomatis pelayanan terhadap masyarakat yang menjadi tupoksi utama pegawai akan terganggu. Selain itu Sekda tak ingin dicap oleh masyarakat karena sibuknya para birokrat Pemkab Meranti mencalon Pilkada tak fokus lagi melayani masyarakat.

"Sesuai petunjuk Bupati, saya selaku pimpinan ASN baik Honorer meminta jangan sampai terkotak-kotak seiring adanya birokrat yang mendaftar di Partai. Tidak ada namanya kelompok ini dan kelompok itu. Kita jangan sampai terpecah belah waktu masih panjang dan yang menentukan nanti adalah perahu yang akan membawa. Dan ketika sudah ditetapkan saya tidak ingin ada pegawai yang berpolitik praktis," ujar Sekda dalam amanatnya saat memimpin Apel 17 Hari Bulan, dilingkungan Pemkab Meranti, Kamis pagi (17/10/2019).

Selanjutnya Sekda menekankan demi jalanya roda pemerintahan dengan baik, meminta para ASN tetap bekerja dengan baik, sesuai Tupoksi dengan tetap menjaga kondusifitas.

"Kita tidak ingin masyarakat menilai karena sibuknya Birokrat mencalon di Pilkada, pelayanan menjadi tak optimal," jelasnya lagi.

Hal itu juga sesuai dengan Ikrar Korpri yang bersumpah untuk bekerja profesional melayani rakyat serta menunjang dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. "Semoga jajaran ASN dari Pemerintah Kabupaten hingga Desa tetap solid," harapnya.

Bagi ASN yang menyatakan diri ikut dalam kontestasi Pilkada Meranti, Sekda juga mempersilahkan untuk mencari simpatisan. "Hal itu sah-sah saja asalkan diluar Tupoksi sebagai abdi negara," ujarnya mengingatkan.

Terakhir dalam Apel Hari Kesadaran Nasional dilingkungan Pemkab Meranti, Sekda Meranti H. Yulian Norwis, juga menyinggung soal DIPA yang sudah diterima oleh masing-masing OPD. Ia pun meminta semua OPD untuk segera melaksanakan dan menyusun jadwal kegiatan dengan baik. 

"Dalam waktu yang singkat ini segera susun jadwal pelaksanaan kegiatan untuk dilaksanakan dengan baik. Dan bagi kegiatan yang sudah dilaksanakan lakukan evaluasi agar semua kegiatan sesuai rencana dan bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Dan yang terpenting ditegaskan Sekda kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan bisa dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang ada. (rls)


       
        Loading...    
           
wwwwww