Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
2 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
2
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
2 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
3
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
DPR RI
1 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
4
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
Politik
2 jam yang lalu
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
5
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
Umum
3 jam yang lalu
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Mengaku Tak Pantas Jadi Menteri, Hasto Pilih Fokus di Partai

Mengaku Tak Pantas Jadi Menteri, Hasto Pilih Fokus di Partai
Jum'at, 18 Oktober 2019 16:29 WIB
JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan tidak akan menjadi menteri kabinet periode kedua Presiden Joko Widodo.

Hasto mengaku sudah minta izin kepada Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan fokus tugas di partai.

"(Jadi) Menteri enggak pas. Masih banyak yang lebih hebat dan pas daripada saya. Saya izin ke Ibu Megawati begitu ditugaskan periode kedua saya tegaskan tugas di partai, apalagi tugas sekjen perlu totalitas yang tidak mungkin dirangkap. Kita ini manusia biasa bukan manusia super," ujar Hasto dikutip dari keterangan pers, Jumat (18/10).

Mantan Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu mengatakan banyak tugas yang harus dijalankan. Salah satunya menyiapkan kaderisasi pemimpin tingkat daerah.

Hasto mengatakan, Jokowi tidak bakal asal tunjuk menteri yang dikehendaki. Dia menuturkan, Jokowi pasti berdialog dengan para ketua umum, termasuk Megawati.

"Enggak mungkin presiden menunjuk saya, saya sudah sampaikan di publik. Kalau sekiranya presiden masih menunjuk, saya akan sampaikan mohon izin saya tetap di partai," ucapnya.

Hasto mengatakan, lebih menyukai mengurus partai. "Saya passion di partai, mengajar di partai bertemu pengurus partai, itu butuh energi, perjuangan sendiri. Saya sudah menyampaikan ke Ibu Megawati. Ketika ada satu pilihan saya memilih bertugas sebagai sekjen," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww