Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
22 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
23 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
21 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
22 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
22 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gara-Gara Kecanduan Game HP, 3 Anak di Semarang Jalani Terapi Gangguan Jiwa

Gara-Gara Kecanduan Game HP, 3 Anak di Semarang Jalani Terapi Gangguan Jiwa
Ilustrasi. (Net)
Sabtu, 19 Oktober 2019 22:54 WIB
SEMARANG - Tiga pasien anak menjalani terapi gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo, Semarang akibat kecanduan game di handphone. Rata-rata yang menjalani terapi adalah anak usia sembilan tahun.

"Dua pasien benar-benar murni adiksi (kecanduan) game. Satu pasien dengan diagnosa gangguan jiwa karena dia mainnya game terus," kata Psikiater RSJ Amino Gondohutomo Hesti Anggriani, Jumat (18/10).

Adapun ciri-ciri pasien yang mulai mengalami kecanduan permainan dalam gawai di antaranya anak itu tumbuh menjadi tidak terkendali.

"Tidak mau sekolah, kalau tidak dipaksa berangkat sekolah. Inginnya main game terus buat orang tua kewalahan," ujarnya.

Rumah sakit Amino Gondohutomo dalam setahun belakangan menerima banyak pasien yang bermasalah karena terpapar permainan dalam gawai. Dari beberapa pasien yang berobat ke RSJ Amino, hanya tiga orang yang didiagnosa kecanduan berat.

"Kalau yang overlap dengan diagnosa lain banyak. Tapi yang kasus adiksi game tidak banyak," ujarnya.

Dia menjelaskan, seorang anak bisa disebut mengalami games addiction apabila menghabiskan waktunya untuk permainan dalam gawai minimal delapan jam sehari.

"Kalau adiksi games dia menggunakan waktu dalam sehari di atas delapan jam, setiap hari berkelanjutan terus bukan sekadar buat refresing atau rekreasi," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pendidikan, Pemerintahan, DKI Jakarta, Jawa Tengah

wwwwww