Kerusuhan di Penajam Hanguskan Belasan Motor dan Mobil

Kerusuhan di Penajam Hanguskan Belasan Motor dan Mobil
Sabtu, 19 Oktober 2019 22:52 WIB
JAKARTA - Aksi massa berujung pembakaran di kawasan pelabuhan Penajam, di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, tidak hanya menghanguskan rumah tinggal, melainkan juga kendaraan. Warga yang mengungsi, trauma pascakejadian itu.

Pusdalops BPBD kabupaten PPU terus memperbaharui informasi data dan penanganan pengungsi. Sementara hingga Jumat (18/10) malam, tercatat ada 119 KK pengungsi.

Rinciannya, di RT 06 ada 49 rumah dihuni 62 kepala keluarga (KK) di RT 06 yang hangus terbakar, berikut 5 motor, 3 mobil dan juga 1 bangunan Madrasah Ibtidaiyah.

Sementara di RT 07 yang terbakar ada 22 rumah yang dihuni 24 KK, warung 6 pintu, serta 2 motor. Sedangkan di RT 08, kobaran api juga menghanguskan 2 rumah yang dihuni 2 KK, 11 bangunan warung, 1 bengkel serta 4 unit motor.

Total keseluruhan yang terbakar ada 73 rumah, 1 bangunan madrasah, 17 bangunan warung, 11 motor, 3 mobil, 1 bengkel dan 1 bangunan loket perahu motor. Tercatat keseluruhan 88 KK mengungsi.

"Ada tambahan jumlah pengungsi ke pos pengungsi di mess PKK kabupaten PPU berjumlah 31 KK 129 jiwa," kata Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara Nurlaila, dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (19/10).

Diterangkan Nurlaila, tim Polda Kaltim, PMI dan tim lainnya yang terlibat di posko pengungsian, juga memberikan trauma healing kepada para pengungsi. "Tim juga terus memenuhi pemenuhan kebutuhan logistik setiap hari. Termasuk juga pelayanan kesehatan, air bersih, pakaian layak pakai, serta MCK," ujar Nurlaila.

Diketahui, situasi kawasan pelabuhan Penajam, Kalimantan Timur, menegangkan, Rabu (16/10) siang. Massa yang berbekal senjata tajam, melakukan aksi pembakaran rumah. Aksi warga itu dipicu penganiayaan terhadap 2 orang pemuda, Rabu (10/10) malam lalu, di pantai Nipahnipah, PPU. Salah satu korban meninggal dengan luka tikam.

Polisi menetapkan 4 tersangka terkait kematian kedua pemuda itu. Situasi saat ini kembali kondusif. Kendati demikian, 600 Brimob dari Polda Jatim, Polda Kalsel dan Polda Kalteng, ikut memperkuat pengamanan Penajam yang dilakukan Polda Kaltim.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

       
        Loading...    
           
wwwwww