Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
Lingkungan
19 jam yang lalu
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
2
Pandemi Masih Berlangsung, Senayan Ingatkan soal Geopolitik
DPR RI
23 jam yang lalu
Pandemi Masih Berlangsung, Senayan Ingatkan soal Geopolitik
3
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
DPR RI
7 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
4
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
DPR RI
7 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
5
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
6
Telkomsel 'Mentahkan' Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
Peristiwa
20 jam yang lalu
Telkomsel Mentahkan Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Operasi Zebra Singgalang 2019 akan Digelar Selama 14 Hari, 23 Oktober - 5 November

Operasi Zebra Singgalang 2019 akan Digelar Selama 14 Hari, 23 Oktober - 5 November
Plang Operasi Patuh Singgalang 2019 di Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang (foto: ist/humas Polresta Padang/Langgam.id)
Sabtu, 19 Oktober 2019 11:06 WIB
PADANG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang akan menggelar Operasi Zebra Singgalang selama 14 hari, dimulai tanggal 23 Oktober hingga 5 November 2019.

Dikutip dari Langgam.id, Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan menyebutkan, giat Operasi Zebra Singgalang 2019 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadararan dan kepatuhan masyarakat dalam menaati aturan lalu lintas.

“Operasi Zebra ini sebagai salah satu upaya kita untuk menyadarkan para pengendara, baik roda dua maupun roda empat akan pentingnya surat-surat dan kelengkapan saat berkendaraan,” ujarnya melaui rilis yang diterima, Sabtu (19/10/2019).

Yulmar mengimbau, agar seluruh elemen masyarakat melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraannya saat berkendara.

“Kita juga meminta agar pengendara patuh dan disiplin saat berkendara di jalan raya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, bagi pengendara yang menggunakan knalpot racing, juga diminta untuk menggantinya, dan menggunakan kembali klanpot standar.

Sebab, penggunaan knalpot racing dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat. (ze/lgm)

Editor:arie rh
Sumber:Langgam.id
Kategori:GoNews Group, Hukum, Sumatera Barat

wwwwww