Home > Berita > Hukum

Ikut Bakar Lahan, Polda Riau Tingkatkan Status PT TI ke Penyidikan, Jaksa Mengaku Belum Terima SPDP

Ikut Bakar Lahan, Polda Riau Tingkatkan Status PT TI ke Penyidikan, Jaksa Mengaku Belum Terima SPDP
Ditkrimsus memasang plang penyidikan di lahan PT TI yang terbakar. (foto istimewa)
Senin, 21 Oktober 2019 10:21 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Penanganan kasus pembakar hutan dan lahan yang ditangani oleh penyidik dari Ditkrimsus Polda Riau, terhadap korporasi PT Tesso Indah (TI) yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu telah dinaikkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan oleh Polda Riau. Namun terjadi simpang siur antara Pihak Polda Riau dan Kejati Riau terkait penyerahan SPDP.

Pihak Polda Riau, Wakil Direktur Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Riau, AKBP Fibri Karpiananto mengatakan, telah menaikkan status penanganan kasus dan menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkara PT TI ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada tanggal 16 Oktober 2019 lalu.

"Ya kita gelar perkara hari Senin tanggal 14 Oktober 2019 kemudian tanggal 15 sprindik terbit dan hari rabu tanggal 16, SPDP dikirim ke Kejati diterima oleh Jaksa atas nama Ishak," kata Fibri kepada GoRiau.com, Senin (21/10/2019).

Sementara, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, mengaku belum ada menerima SPDP dari penyidik Polda Riau terkait kasus dugaan pembakaran hutan yang dilakukan oleh PT TI.

"Sampai dengan saat ini belum kami terima (SPDP) tersebut. Ya nanti di cek dulu, ya," singkat Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau, Sofyan Selle, Senin pagi.

Kemudian untuk penetapan tersangka terhadap PT TI, dibantah oleh Direktur Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi. Ia mengatakan belum ada penetapan tersangka terhadap perusahaan tersebut, dimana sempat beredar kabar penetapan tersangka terhadap PT TI oleh Polda Riau.

"Kemarin kita ke lokasi PT TI yang terbakar melakukan pemasangan plang penyidikan, prosesnya kita tingkatkan dari lidik menjadi sidik. Sementara untuk tahap tersangka nanti setelah ada gelar perkaranya," kata Andri kepada GoRiau.com.

Selanjutnya Andri menjelaskan, saat ini pihaknya telah memeriksa 15 orang saksi ahli, mulai dari saksi ahli karhutla, kerusakan lingkungan hingga ahli perizinan.

"15 orang tersebut, ada dari pihak masyarakat, termasuk dinas terkait serta pihak perusahaan (PT TI,red). Direktur Operasional PT TI juga kita periksa," tutupnya.

Untuk diketahui, kebakaran lahan di PT TI terjadi pada pertengahan Agustus 2019 lalu, tepatnya di blok T seluas 31,81 hektare serta blok N seluas 37,25 hektare. Bahkan pada blok T, lokasinya berbatasan langsung dengan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan. ***


GoNews Besok, Panglima TNI dan Kapolri akan Memonitoring Penanganan Karhutla di Riau
GoNews Meski Menuai Kecaman, JPU Tetap Tuntut Rp3 Miliar Petani yang Bakar Lahan Seluas 20x20 Meter untuk Tanam Ubi di Rumbai
GoNews JPU Sebut Tuntutan yang Dilayangkan Kepada Syarifudin Petani Pembakar Lahan Seluas 20x20 Meter Sudah Sesuai Undang-undang
GoNews Tragedi Hukum Tuntutan 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar untuk Pembakar Lahan 20x20 Meter, Kajati Harus Periksa Jaksa
GoNews Bakar Lahan 20x20 Meter, Syarifudin Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar, Masyarakat Peduli Lingkungan Sebut Penegak Hukum Menyiksa Rakyat Kecil
GoNews Tak Serius Tangani Karhutla, Satu Kapolsek di Pelalawan Dicopot
GoNews Polda Riau Tetapkan PT Teso Indah dan Asisten Kebun Sebagai Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
GoNews Polda Riau Tetapkan 70 Tersangka Karhutla, 3 Korporasi Disidik
GoNews Kabut Asap Kembali Selimuti Wilayah Kabupaten Kampar
GoNews Bakar Lahan di Riau, Berkas Perkara PT SSS Diserahkan ke Kejati Riau
GoNews Kabut Asap Tebal, Sekolah As Shofa Pekanbaru Liburkan Siswa
GoNews Polda Riau Beberkan Bukti PT SSS Sengaja Bakar Lahan, Diduga untuk Tanam Sawit
GoNews Kasus Karhutla, Polda Riau Tahan Pejabat Fungsional PT SSS
GoNews Kapolda Riau Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bergandengan Tangan Membangun Riau Lebih Baik
GoNews Tiba di Bumi Lancang Kuning, Kapolda Riau Berjanji Tuntaskan Karhutla Secara Profesional
GoNews Mahathir: Anda Bisa Salahkan Indonesia tapi Kebakaran Hutan dan Lahan Tetap akan Terjadi
GoNews Sejak Awal Tahun 2019 Polda Riau Tetapkan 64 Orang Tersangka Karhutla, Baru Satu yang P21
GoNews Wuih, Ternyata Ada Perusahaan HTI yang Diduga Bakar 1.300 Hektare Lahan di Rokan Hilir
wwwwww