Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
16 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi 'Online' Jadi Perusahaan Transportasi
Politik
24 jam yang lalu
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi Online Jadi Perusahaan Transportasi
4
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
Hukum
24 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Soal Kalung Corona, Waka DPD Minta Kementan Fokus Urusi Ketahanan Pangan
Politik
22 jam yang lalu
Soal Kalung Corona, Waka DPD Minta Kementan Fokus Urusi Ketahanan Pangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Anak Sapi Berkaki Delapan Lahir di Kandang Fapertapet UIN Suska Riau

Anak Sapi Berkaki Delapan Lahir di Kandang Fapertapet UIN Suska Riau
Sapi berkaki delapan di peternakan UIN Suska.
Selasa, 22 Oktober 2019 13:00 WIB
Penulis: Astri Jasiana Nindy
PEKANBARU - Seekor anak sapi berkaki delapan lahir di kandang perternakan Fakultas Pertanian dan Perternakan (Fapertapet) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, pada Kamis (17/10/2019) malam, sekira pukul 23.30 WIB.

Penjaga kandang di Fapertapet UIN Suska Riau, Sapriyon mengatakan, bahwa anak sapi yang berumur kurang lebih lima hari tersebut masih sehat hingga saat ini.

"Alhamdulillah anak sapi berkaki delapan ini masih sehat. Kondisinya empat kaki normal dan empat kaki tambahannya berada di bagian punggung ada dua kaki dan bagian ekor ada dua kaki," kata Sapriyon saat memperlihatkan anak sapi berkaki delapan ini kepada GoRiau.com di Teaching Farm Fakultas Perternakan dan Pertanian UIN Suska Riau, Selasa (22/10/2019).

Diakuinya, selama enam tahun bekerja sebagai penjaga kandang di peternakan UIN Suska Riau, baru kali ini ada sapi yang terlahir memiliki delapan kaki. "Ini sapi yang pertama kali, kalau sebelumnya belum pernah ada seperti ini," tambahnya.

Dikatakannya, saat ini belum bisa dipastikan apa penyebab terjadinya kelainan pada anak sapi tersebut. Sebab dalam keadaan masa kehamilan, Oyon menuturkan tidak ada yang berbeda dangan sapi pada umumnya.

Oyon menambahkan sapi yang lahir ini merupakan jenis sapi Bali, yang didatangkan dua tahun yang lalu. Ia berasumsi kelainan genetik ini disebabkan anak sapi kembar yang tidak sempurna. "Ya mungkin kembar tapi tak sempurna," tutupnya.***


wwwwww