Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
6 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
Politik
16 jam yang lalu
Rahmat Gobel Sebut Komisi VII Ribut dengan Dirut Inalum Hanya Salah Paham
4
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi 'Online' Jadi Perusahaan Transportasi
Politik
14 jam yang lalu
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi Online Jadi Perusahaan Transportasi
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
Hukum
14 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPRD Pelalawan Sidak RSUD Selasih, Dapati Sampah Medis Berserakan

DPRD Pelalawan Sidak RSUD Selasih, Dapati Sampah Medis Berserakan
Sidak Komisi II DPRD Pelalawan ke RSUD Selasih dapati sampah medis berserakan, Selasa (22/10/2019).
Selasa, 22 Oktober 2019 10:56 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih, Pangkalan Kerinci, Selasa (22/10/2019).

Hal ini sebagai bentuk pengawasan dewan dalam proses pembangunan dan pelayanan di RSUD Selasih.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Pelalawan, Abdul Nasib SE mendapati sampah medis yang dibiarkan menumpuk bahkan berserakan.

Tumpukan sampah medis yang belum diangkut untuk dimusnahkan berada di lokasi fasilitas pengolahan limbah bahaya berbahaya dan beracun RSUD Selasih.

"Ini sangat berbahaya bagi lingkungan, jika tak tertangani dengan baik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik lingkungan maupun kesehatan masyarakat," terang Abdul Nasib.

Pantauan GoRiau, limbah medis selain menumpuk juga banyak yang tercecer di lokasi fasilitas pengolahan limbah bahaya berbahaya dan beracun RSUD Selasih. Limbah itu terdiri dari alat suntik, botol bekas infus, perban dan bungkus obat-obatan.

Anggota Komisi II DPRD Pelalawan yang turut dalam sidak yakni, Baharudin SH, Yusri, Musri Effendi, Sunardi. Sidak rombongan wakil rakyat turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan.*


wwwwww