Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Eduardo Tak Ingin Ratapi Kekalahan

Eduardo Tak Ingin Ratapi Kekalahan
Selasa, 22 Oktober 2019 00:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG - Tren positif Semen Padang FC dalam lima laga tak terkalahkan harus putus setelah kalah dengan skor tipis 1-2 dari tamunya Madura United dalam lanjutan pekan ke-23 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (20/10/2019).

Gol tim tamu dicetak Aleksandar Rakic menit 24 dan Diego Assis menit 89. Sementara itu, satu-satunya gol Semen Padang dilesakkan oleh Karl Max Barthelemy menit ke-76.

Sejak peluit awal pertandingan ditiup, tim Kabau Sirah langsung menggedor pertahanan Laskar Sape Kerrab. Muhammad Ridho pun dipaksa bekerja keras menahan gempuran Vanderley Francisco dan kawan-kawan.

Beberapa upaya menghasilkan kesempatan emas namun anak-anak asuh Eduardo Almeida belum mampu mencetak gol.

Madura United justru berhasil mencuri gol melalui serangan balik. Kerja sama Greg Nwokolo, Diego Assis, Beto Goncalves berhasil membuat Aleksandar Rakic mencetak gol setelah memanfaatkan bola hasil pantulan tangkapan Teja Paku Alam yang tidak sempurna.

Di babak kedua, Semen Padang mencoba lebih menyerang. Beberapa pemain juga dimasukkan untuk menambah daya gedor. Vendry Mofu dan Mariando Uropmabin menjadi dua pilihan untuk menambah lini serang.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-76 melalui Karl Max yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Madura. Skor menjadi 1-1.

Selepas gol, kedua tim terus saling serang untuk menambah gol. Menjelang akhir laga, Madura United berhasil mencuri gol untuk meraih kemenangan.

Pelanggaran terhadap Andik Rendika membuahkan tendangan bebas di depan kotak penalti Semen Padang. Bola tendangan Alexander Rakic membentur tiang dan berhasil disontek Diego Assis menjadi gol.

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida menyebutkan laga ini merupakan laga berat yang dijalani anak asuhnya. Kekalahan dari Madura United menurut Eduardo akan menjadi cambuk bagi timnya untuk segera bangkit.

"Laga ini laga luar biasa dan sangat berat dari dua tim yang bagus. Kekalahan kita hari ini memang karena beberapa kali kita melakukan kesalahan sendiri. Selain itu jadwal yang sangat dekat juga menjadi dilema untuk kita," ujarnya.

"Kita tentunya tidak ingin meratapi kekalahan ini. Kita harus segera bangkit. Dalam laga tadi kita juga banyak peluang yang gagal berbuah gol. Kita akan memperbaiki semua itu dan segera bangkit di laga selanjutnya. Saya ucapkan terima kasih untuk seluruh dukungan suporter dan maaf belum meraih kemenangan," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pemain Semen Padang, M. Rifqi. Pemain berposisi bek ini menyebutkan timnya hanya tidak beruntung saja dalam laga ini.

"Kita sudah berjuang mati-matian di lapangan. Saya rasa dalam laga ini kita tidak pantas kalah karena banyak peluang tercipta dan gagal berbuah gol. Tapi kita tidak inginkan banyak alasan, kita harus berjuang untuk memperbaikinya dan menatap laga selanjutnya untuk meraih kemenangan," sebutnya.

Rifqi juga mengapresiasi dukungan puluhan ribu suporter Semen Padang FC. Rifqi berharap suporter tetap memberikan dukungan penuh dalam setiap keadaan tim.

"Kami ucapkan terima kasih kepada dukungan penuh suporter. Kami meminta maaf atas kekalahan ini. Tapi kami minta tetaplah dukung kami, jangan pernah mencaci-maki. Silakan berikan kritikan kepada kami, percayakan kepada kami bahwa kami bisa untuk segera bangkit," tandasnya. ***


       
        Loading...    
           
wwwwww