Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
11 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Kurikulum Pendidikan Tak Masuk Pelajaran Tentang Pancasila, MPR Kecewa
Politik
24 jam yang lalu
Kurikulum Pendidikan Tak Masuk Pelajaran Tentang Pancasila, MPR Kecewa
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
Kesehatan
22 jam yang lalu
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
5
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
8 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
6
Divonis Positif Corona, Siswi Secapa ke KASAD: Siap Jenderal, Kami Sehat, Tak Pernah Flu atau Batuk
Kesehatan
20 jam yang lalu
Divonis Positif Corona, Siswi Secapa ke KASAD: Siap Jenderal, Kami Sehat, Tak Pernah Flu atau Batuk
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Tetty Paruntu 'Dicegat' Airlangga di Istana, Bamsoet Ogah Ikut Campur

Soal Tetty Paruntu Dicegat Airlangga di Istana, Bamsoet Ogah Ikut Campur
Christiany Eugenia Tetty Paruntu. (Istimewa)
Selasa, 22 Oktober 2019 14:53 WIB
JAKARTA - Ketua MPR sekaligus politisi partai Gokar, Bambang Soesatyo enggan menanggapi soal batal bertemunya srikandi Golkar, Christiany Eugenia Tetty Paruntu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyambangi Istana Negara kemarin.

Menurut pria karib disapa Bamsoet ini, dirinya tidak tahu apa pun soal 'pencegatan' dilakukan Ketum Golkar Airlangga Hartarto sesampainya Tetty di Istana.

"Saya kira yang paling paham Ketum Golkar ya, saya tidak tahu kalau tanya soal MPR saya bisa jawab hehe," jawab Bamseot di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/10).

Bamsoet melanjutkan, awalnya dia mengira Tetty adalah salah satu srikandi yang dibutuhkan Presiden Jokowi di kabinet periode keduanya. Karena menurutnya, kabinet Jokowi akan berisi sampai 8 srikandi dari total 34 menteri.

"Wanita dan kabinet yang akan datang sangat dibutuhkan wanita tangguh memiliki prestasi luar biasa untuk mengisi kabinet 30 persen sebetulnya diinginkan Pak Jokowi adalah wanita," jelas Bamsoet.

Secara pribadi, Bamsoet menilai Tetty adalah sosok luar biasa. Rekam jejaknya cukup menonjol baik sebagai bupati, politisi atau pun birokrat.

"Beliau sosok menonjol, mendapat beberapa penghargaan baik dari pemerintah maupun dari lembaga swadaya masyarakat ya," Bamsoet menandasi.

Diberitakan sebelumnya, menurut penuturan Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Tetty memang hadir ke Istana Negara namun tidak bertemu Presiden Jokowi. Melainkan menghadap Ketumnya, Airlangga Hartarto.

"Karena itu kan usulan dari Partai Golkar. Tetapi di dalam bertemu dulu dengan Pak Airlangga. Jadi tidak bertemu dengan Pak Presiden," kata Bey di Istana Negara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:MERDEKA.COM
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww