Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
Lingkungan
20 jam yang lalu
Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam, DPR: Kedaulatan dan Keamanan Nasional Terancam
2
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
DPR RI
8 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
3
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
DPR RI
9 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
4
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
5
Telkomsel 'Mentahkan' Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
Peristiwa
22 jam yang lalu
Telkomsel Mentahkan Keluhan Denny Siregar soal Kebocoran Data
6
Dicopot Dari Pimpinan Baleg, Rieke Sebut Rolling Hal Biasa
Politik
21 jam yang lalu
Dicopot Dari Pimpinan Baleg, Rieke Sebut Rolling Hal Biasa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Operasi Zebra Hari Pertama, Polres Padang Tilang 262 Pengendara

Operasi Zebra Hari Pertama, Polres Padang Tilang 262 Pengendara
Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya, memeriksa kelengkapan salah satu pengendara saat Operasi Zebra di Jalan H Agus Salim, Rabu (23/10/2019). (foto: Deri Oktazulmi/ hariansinggalang.co.id)
Rabu, 23 Oktober 2019 19:56 WIB
PADANG - Operasi Zebra Singgalang 2019 hari pertama, Rabu (23/10/2019), Satuan Lalulintas Polresta Pada‎ng berhasil menilang sebanyak 262 pengendara.

Tak hanya tilang, Satlantas Polresta Padang juga melakukan penahanan terhadap 16 sepeda motor yang tidak melengkapi kelengkapan berkendara.

Dikutip dari hariansinggalang.co.id, Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya, mengatakan, pada Operasi Zebra hari pertama ini, pihaknya menyebar petugas untuk melakukan razia yang dianggap rawan terjadi pelanggaran.

Tidak hanya razia, pihaknya juga melakukan mobile untuk menindak pengguna jalan yang melanggar.

“Petugas ada razia di beberapa titik yang ada di Padang. Tidak hanya sistem razia, kita juga lakukan mobile,” ujar Asril.

Dikatakan, pada Operasi Zebra hari pertama ini, pihaknya memprioritas penindakan pada delapan pelanggaran yang juga telah dilakukan operasi sebelumnya.

“Dari delapan pelanggaran ini, kita juga fokus pada pelanggaran lainnya. Untuk petugas mobile, kita melihat pelanggaran dengan kasat mata. Apabila ada temuan pelanggaran, kita langsung tindak,” katanya.

Selain itu, pada umumnya pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan, kelengkapan kendaraan, seperti STNK, SIM dan lainnya.

“Pada umumnya, pelanggar kebanyakan remaja. Jadi kita harapkan pada orangtua, agar jangan memberikan kendaraan kepada anaknya, kalau belum cukup umur,” ujarnya.

Selama operasi Zebra yang digelar hingga 5 November mendatang, ia berharap seluruh pengguna jalan memperhatikan kelengkapan kendaraan, safety riding dan juga patuh pada rambu-rambu lalulintas.

Operasi Zebra tidak hanya target pada penindakan, tapi juga membudayakan patuh lalulintas dan memperhatikan safety riding, ujar Asril. (dr/hsc)

Editor:arie rh
Sumber:hariansinggalang.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Sumatera Barat

wwwwww