Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan 'Jasa' Prostitusi Hana Hanifah
Hukum
22 jam yang lalu
Diduga Berasal dari Pekanbaru, Siapa Gerangan Pria Pemesan Jasa Prostitusi Hana Hanifah
2
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
Ekonomi
17 jam yang lalu
BAZNAS Laporkan Pengelolaan Zakat Nasional di DPR
3
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
Peristiwa
21 jam yang lalu
Heboh Masuk Pantai Indah Kapuk Harus Pakai Paspor, Netizen: Apakah Sebagian RI Sudah Dijual ke Asing?
4
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
Politik
22 jam yang lalu
Peluang Sandiaga Uno Nyapres Terbuka Jika Berani Menjauhi Prabowo
5
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
DPR RI
23 jam yang lalu
WNA Boleh Urus Keuangan dan Teknik di Lembaga Penyiaran, PPP Kritisi Omnibuslaw Ciptaker
6
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Politik
23 jam yang lalu
Formappi Desak Anggota DPR Tak Malas Ngantor di Tengah Pandemi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPRD Kuansing Pertanyakan Program CSR PT TAL

DPRD Kuansing Pertanyakan Program CSR PT TAL
Salah satu tanggul yang sengaja dijebol untuk mengalirkan limbah dari kolam satu ke kolam lainnya yang dilakukan PT TAL.
Kamis, 24 Oktober 2019 09:46 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Tamora Agro Lestari sudah bertahun-tahun beroperasi di Serosah Kecamatan Hulu Kuantan. Ternyata, keberadaan perusahaan tersebut tidak dirasakan oleh masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Satria Mandala Putra, anggota DPRD Kuansing yang berdomisili di Hulu Kuantan.

"Mereka hanya mencari keuntungan, sementara program CRS-nya tidak jelas. Masyarakat Hulu Kuantan tak merasakan manfaat dari TAL," ujar Satria, Kamis (24/10/2019) di Telukkuantan.

Dikatakan Satria, seharusnya PT TAL memiliki program tanggung jawab sosial lingkungan. Dimana, ada kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi masyarakat.

"Karena itu, kita pertanyakan program CSR PT TAL tersebut. Jangankan mendapat manfaat, malahan masyarakat dirugikan karena limbahnya mencemari sungai," papar Satria.

Dikatakan Satria, Komisi II DPRD Kuansing sudah melakukan kunjungan ke PT TAL kemaren. Alhasil, Komisi II menemukan kejanggalan dalam pengelolaan lombah.***


wwwwww