Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
20 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
19 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
3
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
4
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
19 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
5
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
6
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
17 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tebang Kayu di Cagar Alam Maninjau, Empat Warga Diamankan Polisi

Tebang Kayu di Cagar Alam Maninjau, Empat Warga Diamankan Polisi
Petugas gabungan Polres dan BKSDA Resort Agam saat mengamankan pelaku yang sedang menebang pohon di Cagar Alam Maninjau. (foto: istimewa/covesia.com)
Kamis, 24 Oktober 2019 19:54 WIB
PADANG - Tim gabungan Satreskim Polres Agam dan Balai Konservasi Sumbar Daya Alam (BKSDA) Resort Agam mengamankan 4 warga yang diduga melakukan tindakan menebang pohon di dalam kawasan Cagar Alam Maninjau, Kabupaten Agam, Kamis (24/10/2019).

Dikutip dari Covesia.com, Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan SIk MH didampingi Kasat Reskrim AKP Fahrel Haris SH mengatakan, tersangka berinisial PS (26), DA (34), IP (28) dan AR (22). Mereka merupakan warga Koto Panjang, Dama Gadang, Nagari Persiapan Dalko.

"Keempat tersangka ini kami amankan sedang melakukan pemotongan kayu di kawasan hutan Cagar Alam Maninjau," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com.

Dijelaskannya, pengamanan tersangka ini bermula dari laporan warga bahwa ada kegiatan penebangan kayu di dalam kawasan hutan lindung.

Mendapat informasi tersebut tim gabungan Polres dan BKSDA agam langsung melakukan pemeriksaan dan ditemukan keempat tersangka sedang memotong-kayu berukuran besar.

"Kita langsung melakukan pemeriksaan dan membawa tersangka bersama barang bukti ke Mako Polres Agam untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," sebutnya.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa kayu yang telah diolah lebih kurang 2 kubik, 2 unit mesin chainsaw, bahan bakar minyak chainsaw, beserta peralatan lainnya.

"Atas perbuatannya tersangka diancam pasal 12b dan f Jo pasal 82 ayat 1b jo pasal 84 ayat 1 UU 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan, pengerusakan hutan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," kata dia.(han/nod/cvs)

Editor:arie rh
Sumber:covesia.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww